Berita Lamongan

Sedang Main Bareng Anak, Ibu di Lamongan Diciduk Polisi Karena Gelapkan Dana Calon Haji

Seorang perempuan di Lamongan diciduk polisi karena diduga menipu calon jemaah haji hingga ratusan juta Rupiah.

Sedang Main Bareng Anak, Ibu di Lamongan Diciduk Polisi Karena Gelapkan Dana Calon Haji
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Setelah dua bulan diburu, NF, perempuan yang diduga melakukan penipuan terhadap jemaah haji di Lamongan, akhirnya berhasil ditangkap Tim Jaka Tingkir di rumahnya, Perumahan Tim Jaka Tingkir, Selasa (25/9/2018) siang.

NF ditangkap saat sedang menemui seorang tamu bersama anak laki-lakinya yang masih berusia 5 tahun.

Saat NF ditangkap, anak itu pun langsung menangis. Sementara, tamu yang berkunjung, Endang Sri Welasih, juga kebingungan. 

"Saya ikut ndredeg (gemetar) waktu polisi datang menangkap," kata saksi, Endang Sri Welasih saat ditemui Selasa (25/9/2018) di Sat Reskrim.

Menurut Endang, NF ditangkap sekitar pukul 11.30 WIB dan anaknya saat sedang bermain dalam rumah.

Endang sendiri datang berkunjung ke rumah tersebut untuk mempertanyakan nasib uang Rp 126,6 juta milik temannya.

"Teman saya, Kastonah sudah membayar ONH plus Rp 126, 6 juta," kata Endang.

Sampai berita ini dikirim, NF masih diperiksa intensif di unit I Pidana Umum (Pidum).

Informasi sementara, NF ditangkap polisi setelah muncul laporan calon jamaah haji yang diduga menjadi korban NF, yakni Kastonah (58) dan mbah Jimani (73), warga Desa Blumbang, Kecamatan Maduran, Lamongan, Jawa Timur.

Mereka melaporkan NF karena gagal berangkat ke tanah suci meski sudah menyetor uang Rp 190 juta. 

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help