Berita Properti

Biaya Gaya Hidup Mahal, Generasi Millenial Pilih Rumah Sederhana

Membengkaknya anggaran untuk membiayai gaya hidup membuat kaum milenial lebih rasional dalam memilih hunian. Rumah sederhana lebih dipilih

Biaya Gaya Hidup Mahal, Generasi Millenial Pilih Rumah Sederhana
surabaya.tribunnews.com/delya oktovie
Sianne Wahjoeni (kanan), Marketing Manager Citraland Surabaya menunjukkan rumah compact idola generasi millenial pada seorang pengunjung Mandiri Property Expo di Grand City Mall Surabaya, Kamis (6/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Membengkaknya anggaran untuk membiayai gaya hidup membuat kaum milenial lebih rasional dalam memilih hunian

Menurut Sianne Wahjoeni, Marketing Manager Citraland Surabaya, untuk urusan rumah, kaum milenial lebih memilih rumah yang lebih kecil namun compact sesuai kebutuhan. 

“Dulu orang-orang sukanya cari hunian yang lebih besar, luasan 400 meter persegi. Sekarang kebanyakan cari yang lebih kecil, lebih compact sesuai kebutuhan, yakni luasan 90 meter persegi,” kata Sianne ketika ditemui dalam acara Mandiri Property Expo, Exhibition Hall, Grand City Mall Surabaya, Kamis (6/9/2018).

 Sianne yang sudah 20 tahun bekerja di industri properti menyebut, tren tersebut mulai terlihat sejak 2010. 

Katanya pula, pergeseran tren tersebut juga sangat terasa di Citraland.

Kebanyakan pembeli memilih hunian yang praktis karena suami-istri biasanya sama-sama bekerja.

Contohnya, mereka tak mau direpotkan soal perawatan taman misalnya yang biasa dimiliki rumah besar.

Selain itu, semakin sibuk dan macetnya jalanan Surabaya juga memengaruhi tren ini.

“Orang-orang dulu suka rumah besar di pinggir jalan raya, merasa terlihat mewah, nyaman. Tetapi sekarang pada kerja, cari Asisten Rumah Tangga (ART) sulit. Mereka tidak mau repot,” jelasnya.

Rumah-rumah compact Citraland memiliki 2-3 kamar, dengan atau tanpa kamar ART, dan memiliki dua lantai.

Rumah tipe ini dijual mulai Rp 1,6 miliar.

Karenanya, masih banyak generasi millenial yang keputusan pembelian rumah ada di tangan orang tua.

Namun dari pengamatan Sianne, daya beli generasi millenial memang tidak seperti generasi sebelumnya.

“Kebutuhan sekarang makin banyak, dan generasi millenial ini berbeda dengan yang tua-tua. Mereka lebih memilih liburan, kalau pesta lebih suka beli gaun, sedangkan orang dulu milih sewa agar hemat. Sekarang suka beli barang murah cepat ganti, sedangkan orang dulu lebih suka beli barang mahal tetapi awet,” ungkapnya. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help