Berita Tulungagung

Dua Mantan Napi Penipuan CPNS Menjadi Bacaleg Kabupaten Tulungagung

Ada dua mantan narapidana kasus penipuan CPNS yang mendaftar sebagai Bacaleg di Kabupaten Tulungagung.

Dua Mantan Napi Penipuan CPNS Menjadi Bacaleg Kabupaten Tulungagung
wikipedia
Ilustrasi koruptor 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Perbaikan berkas bakal calon legislatif (Bacaleg) sudah selesai dilakukan Selasa (31/8/2018) pukul 16.00 WIB, di Komisi Pemilihan Umum Tulungagung.

Hasil penelusuran SURYA.co.id, ada dua mantan narapidana kasus penipuan CPNS yang mendaftar sebagai Bacaleg.

Keduanya adalah Ryn dan Bg, dari dua partai berbeda.

Bg melakukan penipuan di Tulungagung, dan dijatuhi hukuman penjara satu tahun lebih.

Sementara Ryn melakukan penipuan di Trenggalek, dan dijatuhi hukuman percobaan selama delapan bulan.

Terkait dua nama itu dalam daftar Bacaleg dibenarkan salah satu Komisioner KPU Tulungagung, Suyitno Arman.

Namun Arman menolak memberikan penjelasan, karena Daftar Caleg Sementara (DCS) belum ditetapkan.

"Kami tidak bisa memberikan penjelasan sampai DCS ditetapkan," terang Arman.

Namun menurut Arman, setiap mantan narapidana yang mendaftar Bacaleg wajib membuat pengumuman di media massa, terkait statusnya itu.

Pengumuman dilakukan sebelum melakukan pendaftaran.

Selain Ryn dan Bg, seorang mantan narapidana korupsi, Mjl yang mendaftar Bacaleg Provinsi Jawa Timur.

Sementara Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, Kaderisasi dan Rekriuitmen Kader DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Sodik Purnomo mengatakan, pihaknya tidak merekomendasi seorang narapidana korupsi.

Sebelumnya ada seorang mantan napi korupsi yang mencari Surat Keterangan Catatan kepolisian (SKCK).

"Kami sudah paham maksud SKCK itu pasti untuk mendaftar Caleg. Kemudian kami tidak rekomendasi," ungkap Sodik.

Lantaran tidak direkomendasi, mantan napi korupsi itu batal mendaftar.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved