Berita Pasuruan

Dua PSK di Tretes Pasuruan Ini Tak Kapok Tercyduk Satpol PP, Dulu Cuma Dibina, Kini Harus Jalani Ini

Dua PSK yang 'jualan' di vila Tretes Pasuruan ini dua kali tercyduk Satpol PP. Dulu mereka cuma dibina, kini harus jalani ini.

Dua PSK di Tretes Pasuruan Ini Tak Kapok Tercyduk Satpol PP, Dulu Cuma Dibina, Kini Harus Jalani Ini
surya/galih lintartika
Para PSK yang ditangkap Satpol PP di vila kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (5/6/2018) dini hari. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Delapan Pekerja Seks Komersial (PSK) dan satu mucikari diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Selasa (5/6/2018) dini hari.

Mereka diamankan di Tretes, Kecamatan Prigen tepatnya di villa Sanggrahan dan Gang Sono.

Kini, mereka diamankan di Kantor Satpol PP. Mereka didata dan diperiksa kesehatannya.

Dari hasil pemeriksaan kesehatan, semuanya sehat dan tidak ada yang menderita HIV Aids.

Namun, dari hasil pendataan ternyata ada dua orang PSK yang sempat diamankan sebelumnya.

Jadi, dari delapan, dua orang sudah pernah ditangkap Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko mengatakan, razia ini merupakan hasil masukan dari beberapa pihak yang melaporkan bahwa masih ada aktivitas prostutisi di Prigen saat ramadan.

Padahal, kata dia, sebelum ramadan, pihaknya sudah memberikan himbauan untuk tidak beroperasi dan beraktivitas selama ramadan.

Dia menjelaskan, dalam pemeriksaan sementara, pihaknya akan melakukan tindakan tegas dengan menerapkan Perda No 3 Tahun 2017.

"Kemungkinan yang PSK akan kami sidang tipiring sesuai dengan perda yang berlaku, termasuk dua PSK yang sudah pernah terciduk sebelumnya," katanya.

PSK yang ditangkap Satpol PP di vila kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (5/6/2018) dini hari.
PSK yang ditangkap Satpol PP di vila kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (5/6/2018) dini hari. (surya/galih lintartika)
Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help