Berita Probolinggo

Pemkab Probolinggo dan Perhutani Jawa Timur Tandatangani MoU, Ini Isi Kesepakatannya

Potensi wisata di Jawa Timur ini sangat banyak, ada sekitar 400 titik destinasi wisata, dan baru tereksplor sekitar 200 titik destinasi wisata.

Pemkab Probolinggo dan Perhutani Jawa Timur Tandatangani MoU, Ini Isi Kesepakatannya
surya/galih lintartika
Kepala Divisi Regional Perum Perhutani Jawa Timur Sangudi Muhammad dan PJ Bupati Probolinggo Thahjo Widodo saat menandatangani MoU. 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo serius menggarap potensi wisata di daerahnya.

Bahkan, Kamis (17/5/2018), Pemkab melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Perum Perhutani Jawa Timur.

Kesepakatan ini kaitannya dengan lahan Perhutani yang akan dipinjamkan ke Pemkab Probolinggo untuk pengembangan potensi wisata di Probolinggo.

Kepala Divisi Regional Perum Perhutani Jawa Timur Sangudi Muhammad mengatakan, inti kesepatakan ini adalah mengembangkan wisata di Jawa Timur, khususnya Probolinggo.

Kata dia, potensi wisata di Jawa Timur ini sangat banyak, ada sekitar 400 titik destinasi wisata, dan baru tereksplor sekitar 200 titik destinasi wisata.

Yang signifikan hanya 100 destinasi wisata yang menguntungkan.

Dia menjelaskan, MoU ini berisikan tentang kesanggupan Perhutani yang akan memberikan izin ke Pemkab Probolinggo untuk menggunakan lahan Perhutani yang ada di Probolinggo untuk pengembangan potensi wisata.

Contohnya, ada beberapa wisata yang kelasnya sudah internasional di Probolinggo, ada Bromo, ada pantai, dan ada juga air terjun, yang terkenal Air Terjun Madakaripura.

"Air terjun Madakaripura ini milik ataupun aset Pemkab Probolinggo. Nah, pemkab ingin mengembangkan wisata air terjun ini. Tapi, tidak bisa karena lahan di sekitar air terjun ini milik Perhutani. Itu dulu, setelah ada kesepakatan ini, Pemkab Probolinggo bebas menggunakan lahan milik Perhutani, berapa pun luasnya bebas digunakan untuk pengembangan potensi wisata," terang dia.

Kendati demikian, ia menegaskan, meski diperbolehkan memakai lahan Perhutani berapapun, Pemkab Probolinggo tidak boleh sembrono.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help