Berita Bangkalan Madura

2 Begal Sadis di Bangkalan Ditembak Polisi Setelah Rampas Motor Mahasiswa

Polisi di Bangkalan, Madura, menembak 2 begal sadis yang baru saja beraksi melukai dan merampas motor seorang mahasiswa.

2 Begal Sadis di Bangkalan Ditembak Polisi Setelah Rampas Motor Mahasiswa
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Dua begal sadis yang kerap beraksi di Bangkalan, Madura, saat dibawa ke kantor polisi, Senin (5/3/2018) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Anggota Satreskrim Polres Bangkalan menembak 2 begal sepeda motor yang kerap beraksi di jalur akses menuju Jembatan Suramadu, tepatnya Desa Alang-alang, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Dua begal motor yang kerap melukai korban dengan senjata tajam itu adalah Sonheji (44), warga Desa Alang-alang dan Rohman (35), warga Banyu Urip Wetan, Kelurahan Sawahan, Surabaya.

Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha mengungkapkan, jalur menuju Jembatan Suramadu itu juga menjadi akses mahasiswa dan pelajar.

"Kali ini korbannya juga mahasiswa. Kedua pelaku memepet korban dan memukul menggunakan gagang sajam (senjata tajam) celurit," ungkap Anis dalam pers rilis, Senin (5/3/2018).

Kasus pencurian dengan kekerasan itu terjadi Jumat (28/2/2018) pada pukul 11.00. Ketika korban, MR (20), mahasiswa asal Desa Tambin, Kecamatan Tragah dalam perjalanan pulang dari kampusnya.

Suasana siang itu memang sepi. Korban seorang diri mengendarai Honda Vario 125 berwarna putih nopol M 6321 J. Sementara kedua pelaku berboncengan dari arah berlawanan.

"Korban terjatuh setelah dipepet dan dipukul. Ternyata korban kenal dengan salah satu pelaku. Kendati demikian, pelaku tetap membawa kabur motor korban," jelasnya.

Dari keterangan korban, sejumlah anggota satreskrim menemukan lokasi yang biasa dijadikan tempat mangkal tersangka Rohman. Ia mencoba kabur namun gagal setelah peluru menerjang lutut kirinya.

Penangkapan Rohman membawa polisi ke rumah tersangka Sonheji. Ia juga berupaya kabur namun gagal setelah timah panas menerjang lutut kanan.

Selain barang bukti motor korban, polisi juga menyita dua motor; Vario 125 warna hitam nopol L 4980 WV, dan Revo berwarna hitam L 6627 RG, dan kunci t untuk merusak kunci motor korban.

Anis menambahkan, dua pelaku tersebut selalu meminta uang tebusan kepada korban atas motor yang telah dirampas.

"Kami juga menyita uang tunai sebesar Rp 5 juta hasil dari tindak kejahatan kedua pelaku," pungkasnya.

Kedua tersangka terancam hukuman 9 tahun penjara sesuai Pasal 365 Ayat (2) Ke-2 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Baca: Petugas BNN Surabaya Dikepung Warga Saat Menangkap Pengedar Narkoba di Rusun Sombo

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help