Berita Lifestyle

Injak Kecoa Bisa Gatal-gatal Seperti Ini, Beneran atau Hoax Sih?

Beredar himbauan untuk tidak menginjak kecoa karena bisa membuat kaki terkena cacing dan bikin gatal-gatal. Hoax atau bukan?

Injak Kecoa Bisa Gatal-gatal Seperti Ini, Beneran atau Hoax Sih?
surya/istimewa
Informasi tentang menginjak kecoa yang bikin gatal-gatal ternyata hoax 

SURYA.co.id | SURABAYA - Beredar info bahaya menginjak kecoa, bisa membuat kaki jadi gatal-gatal serta terkena cacing ternyata adalah hoax.

Hal ini dikonfirmasi dr. Jagaddhito Probokusumo, dokter Umum Rumah Sakit Onkologi Surabaya.

"Bukan, gak ada korelasinya gatal seperti di gambar itu dengan kecoa. Itu disebabkan cacing Cutaneos Larva Migrans. Bukan kecoa," tegasnya, Rabu (1/11/2017).

Cutaneos Larva Migrans merupakan parasit cacing pada kulit. Menurut dokter Jagad, cacing itu bisa masuk ke kulit, karena seseorang jarang pakai alas kaki.

Sebelumnya tersebar hoax yang bertulisakan himbauan untuk tidak menginjak kecoa karena bisa membuat kaki terkena cacing.

Kalimat yang tertulis seperti berikut :

"BAHAYA MEMBUNUH KECOAK" - bila anda melihat binatang kecoak di rumah, jangan anda memukulnya bahkan sampai (maaf) isi perut kecoa meletet keluar.
Karena didalam perut kecoa terdapat cacing halus/lembut yang tetap hidup meskipun di luar dari tubuh kecoak (perut) dia akan mencari tempat/indukan baru.
Cacing ini bentuknya sangat halus dan lembut akan terlihat kasat mata jika jarak pandang sekitar 10-20 cm.
Untuk melihat cacing ini anda dapat menaruh isi perut kecoak diatas kertas hitam atau diatas cermin... disitu akan terlihat pergerakannya. Sangat berbahaya apabila cacing ini sampai menyentuh kulit tubuh kita (terutama kaki) karena dapat masuk melalui pori-pori kulit atau bila ada luka terbuka pada kulit luar.
Akan lebih baik membasmi kecoak cukup dengan menggubakan semprotan anti serangga, yang membunuh kecoak tanpa harus memukul bila mengeluarkan isi perutnya.

Tak hanya tulisan nan panjang tersebut. Ada pula foto kaki yang terlihat terluka akibat gatal-gatal.

Ternyata hal itu adalah hoax. Jadi jangan langsung percaya saat menerima informasi ya!

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved