Sambang Kampung

RW 3 Kelurahan Ketintang- Karang Taruna dan Pengurus RT Buka Bimbel Gratis Tiap Jumat Malam

Ketua karang taruna, Adham Bagus Aghdi Prasetyo (19) mengungkapkan usulan bimbingan belajar gratis itu di tanggapi positf oleh warga.

RW 3 Kelurahan Ketintang- Karang Taruna dan Pengurus RT Buka Bimbel Gratis Tiap Jumat Malam
surya/achmad zaimul haq
Banner woro-woro bimbel gratis terpampang di sudut kampung dan Ketua karang taruna, Adham Bagus Aghdi Prasetyo (kanan). 

SURYA.co.id | SURYA – Keberadaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di RW 3 Kelurahan Ketintang barus ejak 2015 memberikan atmosfir belajaryang tingi pada anak-anak. Setiap siang mereka menyempatkan diri mampir ke TBM yang berada di gedung serbaguna RW 3. Tak hanya membaca, mereka juga mngerjakan tugas sekolah dengan bimbigan penjaga TBM.

Melihat hal ini, mulai 2016 karang taruna RW 3 dan pengurus RT 1 RW 3 mulai menggagas tambahan bimbingan belajar. Dengan pengajar dari anggota karang taruna dan ketua RT 1.

Ketua karang taruna, Adham Bagus Aghdi Prasetyo (19) mengungkapkan usulan bimbingan belajar gratis itu di tanggapi positf oleh warga. Mereka akhirnya menentukan waktu bimbingan pada setiap Jumat malam. Lantaran beberapa pengajar masih sekolah. Dan Jumat malam menjadi waktu bebas karena Sabtu merupakan hari libur buat siswa SMP dan SMA.

“Karena pengajarnya masih SMP dan SMA, bimbelnya terbatas untuk anak SD saja,” ujarnya.

Setidaknya ada 10 anak karang taruna yang mengajar sekitar 15 anak SD di kampungnya. Untuk mengawali bimbel ini, para karang taruna kerap mengajak anak-anka yang baru saja menyelesaikna sholat berjamaah di masjid. Sebab waktu bimbel dimulai pukul 19.00 hingga 21.00.

“Karena dasarnya kami bukan pengajar, jadi ya cukup sulit memuli kelas. Biasanya kami menunggu pak RT dulu untuk mengawali kelas,” lanjutnya.

Tak hanya mengajar pelajaran akademik. Dikatakan Adham, dalam bimbel mereka juga mengajarkan nilai moral dan sopan santun. Seperti berdoa sebelum belajar dan bersalaman dengan orang yang lebih tua.

Nanik Sumarni (31), warga RW 3 mengungkapkan keberadaan TBM cukup membantu anaknya dalam mengerjakan tugas sekolah. Demikian juga bimbingan belajar gratis di kampungnya. Hanya saja untuk siswa kelas 6 menurutnya masih membutuhkan bimbingan belajar tambahan setiap harinya.

“Anak saya kalau main ya ke sana (TBM). Jadi enak ngawasinnya, Cuma sekarang agak jarang karena harus bimbel di luar juga,” ucapnya.

Menurutnya, kampungnya jga menerapkan jam belajar. Pada pukul 19.00 hingga 21.00 anak-anka dilarang keluar rumah. Mereka diminta belajar dirumah, sehingga saat orang tua tidak bisa mendampingi belajar biasanya bimbel di luar menjadi alternatif warga.

“Balai RW kami memang banyak manfaatnya, pagi buat PAUD, siangnya buat TBM. Habis magrib dipakai les. Pengajarnya jga ada anak kuliah orang kampung sini dan beberapa warga yang mau. Anak karang taruna yang pinter pokoknya,”kesannya

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help