Patricia Ellen Setiawati

Berkat Dorongan Guru

Baru kali itu saya belajar catwalk, jalan di atas panggung sebagai model. Tak pernah saya rasakan berlenggak lenggok seluwes dan seprofesional ini

Berkat Dorongan Guru
surya/habibur rohman
Patricia Ellen Setiawati 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Memiliki tubuh yang indah tidak selalu membuat seseorang berani mengambil keputusan berkecimpung di dunia model, Satu diantaranya Patricia Ellen Setiawan.

Ellen, panggilan akrabnya, memberanikan diri mengadu peruntungan di kontes pemilihan model saat masih kelas XI. Keikutsertaannya dalam pencarian model Red-a Tahun 2008 ketika menuntun ilmu di SMA St Louis 1 Surabaya.

Ia ikut bukan atas kemauan sendiri tapi atas inisiatif dari gurunya. Meski demikian pengalaman pertama didunia modeling ini rupanya mampu menuntun Ellen meraih juara kedua, mengalahkan pesaingnya model dari SMA se-Jatim.

Lepas dari itu rupanya tawaran menjadi model foto beberapa kali ia terima, termasuk mengisi lembar demi lembar majalah shop and shop maupun ice khas anak muda. Ketika itu honornya Rp 500.000 sekali foto sesi.

Ketagihan, rasa penasaran itu mulai timbul ketika duduk di bangku kuliah. Menjajal peruntungan yang tak pernah terpikirkan sebelumnya, itu pun disela-sela kesibukan mengurus Tugas Akhir kuliah menempuh gelar sarjana stratum-1.

“Buat saya pendidikan itu nomor satu dan tak bisa digeser dengan lainnya. Saya kalau mengerjakan sesuatu biasanya memang harus fokus,” kata putri bungsu dari tiga bersaudara ini.

Tapi rasa penasaran itu terus tumbuh, hingga dorongan dari kakak kandungnya membuat Ellen berani mencalonkan diri sebagai peserta Miss Indonesia 2015.

Saat mengikuti audisi di Hotel Mojopahit, awalnya Ellen tidak menyangka dirinya bakal terpilih menjadi wakil Jawa Timur pada November 2014. Dikarantina saat berada di Jakarta selama dua minggu, memberikan banyak pelajaran baru, serta membuka pengetahuannya menjadi luas.

“Baru kali itu saya belajar catwalk, jalan di atas panggung sebagai model. Tak pernah saya rasakan berlenggak lenggok seluwes dan seprofesional ini,” ungkap pemilik senyum ramah itu.

Meski Ellen mengaku kurang suka dengan kegiatan lain di luar kampus, namun ia punya kesenangan lain yakni bermain piano. Talent inilah yang ia tunjukan dihadapan juri Miss Indonesia 2015 hingga membuatnya bertahan selama masa karantina 4-16 Februari 2015. Selain itu Ellen juga jago berbahasa inggris.

Keanggunan, kepribadian pemilik nama Tionghoa So Soen Niu ini menghantarkannya menjadi Top 7 dalam ajang bergengsi Miss Indonesia 2015, sekaligus dengan predikat Miss kulit cantik dan sehat.

Sebagai mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Kristen Petra peraih IPK 3,78 Ellen juga dianugerahi lulus dengan predikat cumlaude dan telah resmi diwisuda Sabtu, 28 Februari 2015. (magdalena f/gea)

Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved