Jumat, 1 Mei 2026

Sosok

Etty Soraya, Bos SLVR Silver International Clinic Pilih Cari Teman Bisnis

Bagi perempuan cantik pemilik SLVR Silver International Clinic ini, keluarga adalah yang utama. Karena itu kalaupun berteman, dia pilih teman yang...

Tayang:
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Eben Haezer Panca
Surabaya.tribunnews.com/Achmad Pramudito
Etty Ariaty Soraya, pemilik Silver International Clinic. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bagi para perempuan yang setiap hari berkecimpung dalam pekerjaan yang melibatkan komunikasi dengan banyak orang, memperhatikan penampilan sudah jadi kewajiban.

Itu pula yang jadi agenda rutin Etty Ariaty Soraya. Setelah melahirkan anak pertamanya, wanita asal Palembang ini kontan melakukan perawatan agar postur tubuhnya yang semula membengkak bisa kembali normal.

“Inject sliming jadi pilihannya agar badan bisa kembali ramping,” ujar Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Airlangga ini.

Selain itu, Etty tak pernah melewatkan kesempatan jalan pagi bersama sang buah hati keliling kompleks rumahnya. Meski hanya 2 km, tetapi perjalanan yang ditempuh bersama Rava, anaknya itu bisa sampai satu jam.

“Soalnya nggak cuma jalan. kalau jalan sama Rava banyak berhentinya, sambil main-main dulu,” begitu ungkap owner SLVR Silver International Clinic ini.

Selain jalan pagi setiap hari, penggemar soto ayam dan rawon ini pun rajin melakukan yoga. Akivitas yoga dilakukan seminggu tiga kali selama 1,5 jam.

“Saya biasa private di rumah untuk pelenturan tubuh,” beber pemilik tinggi 173 cm dan berat 63 kg ini.

Berkat keseriusannya melakukan treatment tersebut, bobotnya yang membengkak hingga 80 kg usai hamil, kembali normal dalam waktu setahun.

Memang tak hanya olahraga. Etty mengaku dirinya melakukan diet ketat makanan yang dikonsumsi setiap hari. “Kalau malam saya nggak pernah makan nasi,” cetus Etty yang mengantongi ijasah S2 dari Queensland University of Technology, Brisbane, Australia Jurusan Creative Industries.

Nasi hanya dikonsumsi saat pagi dan siang. “Pagi pun saya alternative roti dan buah. Tapi kalau siang harus nasi agar tubuh tidak lemas saat beraktivitas,” beber wanita kelahiran 30 Agustus 1981 ini.

Soal ‘me time’, menurut Etty, sejak punya momongan sudah jarang menikmati kegiatan sendiri. Sebab, di luar urusan keluarga, Etty sudah disibukkan urusan bisnisnya.

“Kalau ada waktu luang pasti saya habiskan bersama keluarga,” tandasnya.

“Saya itu bisa main-main sambil kerja, atau kerja sambil main-main,” ucap Etty sambil tersenyum.

Artinya, ketika ada kegiatan di luar kota, pasti itu ada kaitannya dengan pekerjaan. Dan Etty tak menepis bila pertemanan yang dia jalin lebih banyak karena ada kaitan dengan urusan bisnis.

“Saya memang seringnya mencari teman yang cocok untuk diajak kerjasama mengembangkan usaha,” katanya, lagi-lagi sambil tersenyum. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved