Pemakaman Samsul Hadi Dipindah ke Komplek Makam Bupati Banyuwangi

Komplek pemakaman bupati Banyuwangi ada di sebelah utara masjid jami Baiturrahman yang berada di depan alun-alun Sritanjung.

Pemakaman Samsul Hadi Dipindah ke Komplek Makam Bupati Banyuwangi
surya/edhi prasetyo
Koruptor, mantan Bupati Banyuwangi Samsul Hadi dirawat di RSUD Blambangan Banyuwangi

SURYA Online, BANYUWANGI  - Lokasi tempat pemakaman mantan Bupati Banyuwangi Samsul Hadi yang semula akan dimakamkan di pemakaman umum Setro Penganten dipindah ke komplek pemakaman bupati.

Komplek pemakaman bupati Banyuwangi ada di sebelah utara masjid jami Baiturrahman yang berada di depan alun-alun Sritanjung. Pemakaman akan dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB.

"Ini permintaan dari para ulama dan tokoh-tokoh Banyuwangi yang menginginkan pak Samsul Hadi dimakamkan di komplek pemakaman Bupati Banyuwangi yang ada di samping Masjid Baiturrahman," terang Kholid Amarullah, Kepala Humas Pemkab Banyuwangi, Selasa (16/9/2014).

Sebagai informasi, mantan Bupati Banyuwangi Samsul Hadi (55) meninggal pada Selasa (16/9/2014). Pria yang lahir pada 23 April 1959 ini meninggal dunia di RSUD Blambangan.

Samsul Hadi yang menjabat sebagai Bupati periode 2000-2005 sempat menjalani perawatan selama dua hari di RSUD Blambangan.

Ayah tiga orang anak ini sebelumnya secara rutin kontrol ke rumah sakit untuk perawatan komplikasi yang dideritanya, seperti diabetes, jantung dan stroke.

"Kalau pihak keluarga mengikhlaskan apabila dimakamkan di komplek pemakaman bupati, yang terpenting tidak menjadi polemik," lanjut Kholid.

Polemik yang dimaksud adalah status Samsul Hadi yang menjadi terpidana kasus korupsi.

Samsul Hadi sejak 2007 mendekam dipenjara Lapas Kelas II Banyuwangi karena tersandung korupsi pembangungan lapangan terbang Blimbingsari, pembuatan dok apung dan pembelian kapal LCT.

Dalam tiga kasus ini, Samsul Hadi harus mendekam di penjara selama 20 tahun.

"Para tokoh ini melihat pak Samsul Hadi sebagai bupati, dan komplek makam itu memang diperuntukkan untuk para bupati Banyuwangi," kata Kholid.

Sementara itu, mewakili pihak keluarga, Noval Badri, adik kandung Samsul Hadi mengucapkan terimakasih atas penghormatan yang diberikan kepada almarhum oleh warga Banyuwangi.

Noval juga tak lupa mengucapkan permohonan maaf apabila ada kesalahan yang diperbuat oleh almarhum.

"Saya sebagai perwakilan keluarga meminta maaf jika ada kesalahan yang dilakukan oleh almarhum semasa hidupnya," ucapnya.

Penulis: Wahyu Nurdiyanto
Editor: Heru Pramono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved