Aksi Berani Bermimpi

Jangan remehkan mimpi, justru dari mimpi inilah banyak karya besar tercipta...

Aksi Berani Bermimpi
Sandi Iswahyudi

Oleh : Sandi Iswahyudi
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

AKU mau jadi dokter, jadi pilot, Anggun mau jadi dokter juga, Ayu mau jadi guru saja kak. Itulah mimpi bocah-bocah dari Desa Tulungrejo, Ngantang, Kabupaten Malang. Tak banyak orangtua yang sadar akan mimpi anak-anak mereka. Bagi orangtua mimpi dan cita-cita hanya angan-angan semata serta tak berdampak pada perubahan strata seseorang. Padahal, mimpi merupakan visi misi/target sang anak.

Melihat realita tersebut, kelompok KKN 02 Universitas Muhammadiyah Malang membuat gerakan berani bermimpi yang dilaksanakan di setiap kesempatan mengajar anak-anak SD Desa Tulungrejo. Jumat (18/7) menjadi momen terbesar dengan peserta terbanyak dari kelas 4-6 di SDN Tulungrejo 01. Sesi pertama pemateri memancing peserta dengan pertanyaan sederhana, apa itu cita-cita? Cukup lama peserta menjawab. Beberapa film dan video diputar untuk memandu peserta memahami mimpi. Salah satu filmnya Moo’s Project yang menggambarkan anak umur 13 tahun bermimpi membuat pertanian terpadu di desanya. Ada video tentang orang cacat yang sanggup bertahan hidup, berprestasi, dan bersyukur menjalan hidup.

Selanjutnya testimoni akan pentingnya bermimpi serta cara mencapainya dari guru SDN Tulungrejo 01 Ibu Harniasih yang berasal dari keluarga sederhana yang sukses berkat didikan dan arahan orangtua. Sesi terakhir, peserta diminta menulis dan menggambarkan mimpi mereka di kertas. Penggambaran mimpi sangat diperlukan untuk mengetahui seberapa besar pemahaman peserta. Semakin bagus dan teliti penggambarannya, maka peserta semakin jelas akan mimpinya, papar pemateri.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved