Indeks BEI Kamis Dibuka Menguat
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis melanjutkan penguatan sebesar 1,69 poin
Tayang:
Editor:
Heru Pramono
SURYA Online, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis melanjutkan penguatan sebesar 1,69 poin didorong penguatan bursa saham kawasan Asia.
IHSG BEI dibuka naik 1,69 poin atau 0,03 persen ke posisi 5.091,57, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 0,31 poin (0,04 persen) ke level 857,20.
Analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono di Jakarta, Kamis mengatakan sentimen positif dari bursa regional mendorong indeks BEI kembali melanjutkan penguatan.
"Penguatan bursa kawasan regional itu seiring dengan optimisme dari penguatan indeks Dow Jones yang menembus rekor baru," katanya.
Namun, ia menambahkan penguatan indeks BEI cenderung terbatas menyusul pelaku pasar masih menanti dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang rencananya akan dilakukan akhir bulan ini.
"Diperkirakan hari ini indeks BEI bergerak di kisaran 5.072-5.109 poin," katanya.
Analis Samuel Sekuritas, Benedictus Agung menambahkan indeks BEI dapat
kembali menguat memfaktorkan sentimen dari regional dengan didorong oleh kenaikan sektor perbankan, infrastruktur, dan konsumer.
Namun, lanjut dia, sektor properti diproyeksikan bergerak mendatar, seiring dengan wacana Bank Indonesia (BI) untuk kembali memperketat Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng menguat 10,02 poin (0,04 persen) ke level 23.054,26, indeks Nikkei-225 turun 75,36 poin (0,50 persen) ke level 15.020,67, dan Straits Times melemah 3,36 poin (0,10 persen) ke posisi 3.438,17.
IHSG BEI dibuka naik 1,69 poin atau 0,03 persen ke posisi 5.091,57, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 0,31 poin (0,04 persen) ke level 857,20.
Analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono di Jakarta, Kamis mengatakan sentimen positif dari bursa regional mendorong indeks BEI kembali melanjutkan penguatan.
"Penguatan bursa kawasan regional itu seiring dengan optimisme dari penguatan indeks Dow Jones yang menembus rekor baru," katanya.
Namun, ia menambahkan penguatan indeks BEI cenderung terbatas menyusul pelaku pasar masih menanti dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang rencananya akan dilakukan akhir bulan ini.
"Diperkirakan hari ini indeks BEI bergerak di kisaran 5.072-5.109 poin," katanya.
Analis Samuel Sekuritas, Benedictus Agung menambahkan indeks BEI dapat
kembali menguat memfaktorkan sentimen dari regional dengan didorong oleh kenaikan sektor perbankan, infrastruktur, dan konsumer.
Namun, lanjut dia, sektor properti diproyeksikan bergerak mendatar, seiring dengan wacana Bank Indonesia (BI) untuk kembali memperketat Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng menguat 10,02 poin (0,04 persen) ke level 23.054,26, indeks Nikkei-225 turun 75,36 poin (0,50 persen) ke level 15.020,67, dan Straits Times melemah 3,36 poin (0,10 persen) ke posisi 3.438,17.
KOMENTAR