A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Biaya Kuliah UM Bakal Naik 50 Persen - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Surya

Biaya Kuliah UM Bakal Naik 50 Persen

Rabu, 5 Desember 2012 17:00 WIB
SURYA Online, MALANG-Biaya pendidikan di Universitas Negeri Malang (UM) pada 2013 diperkirakan naik hingga 50 persen. Hal itu diungkapkan Rektor UM, Prof.Dr.H Suparno berdasarkan hasil perhitungan pemasukkan dan pengeluaran UM selama setahun ini.

Suparno menuturkan, semenjak UM menerapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT), pemasukkan UM menurun drastis. Karena itu pihaknya melakukan perhitungan ulang terhadap biaya pendidikan itu."Sekarang  kami sedang menghitung ulang terkait biaya untuk diterapkan pada 2013 nanti," kata Suparno, Rabu (5/12/2012).

UKT yaitu sistem pembayaran kuliah yang hanya membebankan biaya Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP), tanpa menarik Sumbangan Pengembangan Sarana Akademik (SPSA) atau uang gedung. Besaran UKT Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta per semester per mahasiswa. Padahal berdasarkan hitungan ideal, biaya pendidikan mencapai Rp 3,5 juta hingga Rp 5 juta per semester per mahasiswa.

Dikatakan Suparno, biaya operasional kampus selama setahun mencapai Rp 90 miliar. Sementara sumber pemasukkan tahun 2012 dari penerapan UKT hanya sekitar Rp 30 Miliar. Sementara pada tahun-tahun sebelumnya, pemasukkan terbesar bersumber dari SPSA yang mencapai Rp 60 miliar. "Karena sudah tidak ada SPSA, maka kami berharap kepada pemerintah dari Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN)," ujarnya.

Tahun ini UM hanya memperoleh BOPTN sebesar Rp 38 Miliar pada 2012. Artinya keuangan UM minus Rp 22 M.

Salah satu solusi agar keminusan itu tidak semakin besar yakni dengan menaikkan biaya pendidikan yang diperkirakan bakal naik hingga 50 persen. "Tapi hanya kemungkinan. Bisa saja biayanya semakin murah apabila BOPTNnya semakin besar. Bahkan bisa gratis apabila BOPTN sebesar biaya operasional kami," tukasnya.

Sementara, Pembantu Rektor 1 UM, Prof. Dr.H Hendyat Soetopo menambahkan, kuota mahasiswa baru pada 2013 sama dengan tahun ini yakni, 6.463 mahasiswa. Kuota itu juga bisa berubah tergantung instruksi dari pemerintah pusat. "Sementara ini tetap karena belum ada instruksi penambahan," ujar Hendyat. Kalaupun ada instruksi penambahan, pihaknya mengaku siap.
Penulis: Siti Yuliana
Editor: Satwika Rumeksa
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
366522 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas