Rabu, 10 Juni 2026

IHSG Rabu Dibuka Tertekan

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka tertekan 11,24 poin

Tayang:
Editor: Heru Pramono
zoom-inlihat foto IHSG Rabu Dibuka Tertekan
Foto:ist
ilustrasi
SURYA Online, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka tertekan 11,24 poin pada Rabu (26/9/2012) dipicu kekhawatiran pasar terhadap kebijakan "quantitative easing" (QE) yang tidak efektif.
    
IHSG BEI dibuka turun 11,24 poin atau 0,27 persen ke posisi 4.215,65, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 2,86 poin (0,39 persen) ke level 722,92.
    
"Kekhawatiran pasar terhadap ketidakefektifan 'quantitative easing' (QE) menjadikan bursa Asia pagi ini melemah termasuk IHSG BEI," kata analis Samuel Sekuritas Adrianus Bias di Jakarta.
    
Ia menambahkan, terkoreksinya bursa saham Asia juga dikarenakan telah berakhirnya masa "cum dividen" perusahaan-perusahaan yang ada di Jepang.
    
Meski demikian, kata dia, dari dalam negeri terdapat sentimen positif bagi saham perbankan dimana Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk memperbolehkan bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan hapus buku (hair cut).
    
"Namun demikian, terdapat juga sentimen negatif bagi sektor pertambangan setelah PT United Tractor Tbk (UNTR) membukukan penjualan alat berat yang buruk di Agustus," kata dia.
    
Ia memperkirakan, meski bursa regional melemah, IHSG dinilai dapat bergerak "mixed to higher" dengan katalis dari sektor perbankan.
    
Analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono menambahkan, pelemahan indeks BEI itu terjadi seiring dengan sentimen negatif dari eksternal sehubungan dengan perbedaan pendapat pemimpin-pemimpin negara Eropa dalam menyelesaikan masalah utang Eropa.
    
"Kanselir Jerman, Merkel dan presiden Perancis, Hollande belum sepakat terkait jadwal penyatuan pengawasan sektor perbankan Eropa," kata dia.
    
Ia memperkirakan, indeks BEI akan bergerak "mixed" pada kisaran 4.200-4.257 poin pada Rabu ini dengan saham pilihan diantaranya, Japfa Comfeed (JPFA), Jasa Marga (JSMR), Mitra Adiperkasa (MAPI), Erajaya Swasembada (ERAA), Modernland Realty (MDLN).
    
Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng melemah 204,70 poin (0,99 persen) ke level 20.493,98, indeks Nikkei-225 turun 147,85 poin (1,62 persen) ke level 9.945,10, dan Straits Times melemah 18,11 poin (0,59 persen) ke level 3.048,88.
Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved