Feri Edarkan Ganja Saat Kawan Pulang Mudik
Feri Teguh Prasetyo (39), tersangka pengedar ganja mengaku sama sekali belum pernah menjual ganja sebelumnya.
Penulis: Eben Haezer Panca | Editor: Rudy Hartono
Feri bersikukuh sengaja membeli ganja untuk dijual ke sejumlah kenalannya saat pulang mudik ke Malang. Moment lebaran biasanya kawannya punya uang cukup banyak.
“Ganja-ganja ini belum sempat saya jual sama sekali, rencananya Cuma buat pas hari raya saja. Sebelum-sebelumnya sama sekali belum pernah pakai atau jualan ganja. Ini yang pertama kalinya pak,” tukas Feri.
Saat Ditanyai Kapolres Malang, AKBP Rinto Djatmono, Senin (13/8/2012), Feri menyebutkan bahwa ganja kering seberat setengah kilogram itu ia beli dari seorang kenalannya berinisial Y, di stasiun Cikini, Jakarta, dengan harga Rp 1,7 juta.
“Saya beli itu tanggal 29 Juli kemarin. Setelah ketemu di stasiun Cikini, saya langsung pulang ke Malang dengan naik kereta Matarmaja. Ganjanya saya simpan di kresek lalu saya masukkan di dalam tas,” aku pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang servis ponsel itu.
Sementara itu, kembali ditegaskan Kapolres Malang bahwa pihaknya yakin bahwa keberadaan Feri menandakan bahwa jaringan peredaran ganja yang cukup besar sudah bercokol di Kabupaten Malang. “Pasti ada jaringannya di Kabupaten Malang. Jaringan ini bentuknya sel terputus, jadi tersangka belum tentu tahu langsung dengan anggota jaringan lainnya,” sebut Rinto.