Kamis, 11 Juni 2026

Kreatif Olah Produk Makanan

Setelah Gerobak, Mr Tacoz Menawarkan Mini Kafe

Hingga Januari 2009, setelah bergabung dalam komunitas Tangan Di Atas (TDA) Franchise, Dian mengenal konsep kemitraan.

Tayang:
Penulis: Marta Nurfaidah | Editor: Tri Dayaning Reviati
Gerobak kuning dan oranye adalah titik perjalanan Dian Purwaningtyas meniti franchise Mr Tacoz di tahun 2009. Kini, ada 40 outlet dan 38 mitra. Konsep beragam, tak melulu berbentuk gerobak. Sukses ini membawanya sebagai nominator Woman Entrepreneur Franchise Award 2009.

Bermodal Rp 1,5 juta dari gaji les privat door to door, Dian membeli gerobak bekas jualan roti bakar. Tak ada konsep pasti, asal berwarna mencolok dan desain menarik. 

Dian membayar seorang teman untuk menghias gerobak. Terciptalah kartun berupa makanan Taco yang berkumis dan bertuliskan Mr Tacoz.
 
Desain ini berubah seiring waktu hingga hasil terakhir, yaitu kepala seorang Meksiko berkumis memakai topi sombrero merah. Tak ketinggalan tulisan Mr Tacoz warna hijau muda dan tua, lengkap dengan hiasan cabe merah.

Gerobak Mr Tacoz pertama muncul di Malang pada 2007. Acara bazar di sekolah dan kampus menjadi jalan pembuka. Tak diduga, penjualan  laris. Hingga Januari 2009, setelah bergabung dalam komunitas Tangan Di Atas (TDA) Franchise, Dian mengenal konsep kemitraan.

”Saya memuat Mr Tacoz di waralabaku.com, dan membuat blog khusus Mr Tacoz,” kenang istri Iin Budianto ini. 

Dari sana, orang di luar Kota Malang mengenalnya. Dua dari Bandung dan Jakarta berkeinginan menjadi mitra bisnisnya. Disusul Jember, Magelang, Solo, Jogja, Bengkulu, Pontianak, Balikpapan, Bogor, dan Banjarbaru.

Jenis menu yang kini ditawarkan antara lain Soft Taco Rp 9.500 hingga Rp 15.000, Nachoz Tortilla Rp 11.000 hingga Rp 12.000, Corn Nachoz Rp 15.000, Taco Burger Rp 11.000, Beef Tacos Rp 14.000, Burritoz Beef Mozarela Rp 14.000, dan Scramble Egg Borritoz Rp 7.500.

Di Surabaya, Mr Tacoz masuk ke mal seperti Tecno Zone Galaxy Mal dan Pakuwon Trade Center. Keduanya berkonsep take away Mr Tacoz Express. Dian juga membuat konsep delivery order dan outlet di area Delta Sari Surabaya.

Sesudah gerobak, Dian  memperkenalkan prototipe kafe atau mini kafe di Nunukan, Tarakanap. Konsepnya, pembeli bisa makan di tempat. Lokasinya didesain ala Meksiko kuno, penuh dengan kayu, batu, dan ornamen etnik Meksiko. 

Mini kafe ini dilengkapi open kitchen sehingga pengunjung dapat melihat langsung proses memasak dan pembuatan minuman cokelat. Harga promo minikafe ini Rp 75 juta,  termasuk peralatan  manual dengan 
masa kerja sama lima tahun. 
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved