Merawat Rambut Berdasar Jenis Kulit Kepala
enis kulit kepala menjadi penentu metode perawatan apa yang baik buat rambut. Sehingga hasilnya memuaskan, helaian rambut tampak
Penulis: Marta Nurfaidah | Editor: Suyanto
Kulit Kepala Berminyak
- Pusat wajah, area T, berminyak di tengah hari
- Meskipun sudah menata rambut seolah ber-volume, tetapi tetap lepek sebelum hari berakhir
- Ditemukan serpihan besar dan kaku seperti tetesan lilin
Cara perawatan:
- Cuci rambut dengan shampoo dan pijat kulit kepala setiap hari
- Kulit kepala berminyak dapat muncul folikulitis (bintik-bintik kecil di sekeliling folikel rambut) mendekati akhir periode menstruasi. Ratakan busa sabun pada bagian kepala tersebut dua kali saat mandi selama masa menstruasi.
- Jika mempunyai ketombe, pakai shampo antiketombe.
Kulit Kepala Normal
- Perubahan musim membuat kulit wajah dan kepala lebih berminyak dan kering, tetapi biasanya berada pada kombinasi kedua kondisi itu.
- Rambut tidak tampak berminyak atau kering jika tidak keramas dalam satu hari.
- Produk penataan atau perawatan rambut tidak menimbulkan iritasi pada kulit kepala.
Cara perawatan:
- Sesuaikan jenis shampoo dengan perubahan musim.
- Coba sebulan sekali pijat kepala dengan minyak murni jojoba untuk menyeimbangkan kondisi kulit. Biarkan selama 10 menit lalu basuh dengan air bersih.
- Jika tampak serpihan kulit kepala mirip bubuk, tetapi tidak dalam jumlah banyak, pakai produk perawatan rambut yang sudah digabung dengan clarifier yang berfungsi sebagai penetral.
Kulit Kepala Kering
- Jika wajah Anda kering, maka demikian pula dengan rambut Anda.
- Kulit kepala gatal dan mungkin muncul serpihan seperti bubuk karena kondisi kulit yang kering.
- Terasa menggelitik dan tidak nyaman ketika Anda memakai produk perawatan dan pewarna rambut tertentu.
Cara perawatan:
- Deterjen dalam shampo bisa mengeringkan kulit kepala, jadi pakai shampo hanya sekali dalam dua atau tiga hari.
- Pijat kulit kepala sebelum tidur dengan beberapa tets minyak jojoba.
Sumber: Wholeiving.com