Rabu, 19 Juni 2013: 20:35:44

Artajasa Target Himpun Remitansi Rp 30 M

Selasa, 17 Juli 2012 17:23 WIB | Dibaca: 289 | Editor: Suyanto
SURYA Online, SURABAYA - PT Artajasa Pembayaran Elektronis (pengelola ATM Bersama) menargetkan pengelolaan remitansi TKI tahun ini sebesar Rp 30 miliar.

Operation and Service Vice President PT Artajasa Pembayaran Elektronis Nuri Wicaksana mengatakan, target ini masih kecil kalau dilihat dari volumenya secara total di Indonesia.

Volume remitansi TKI di 2011 sebesar 6,7 miliar dolar AS dan market share Artajasa Rp 20 miliar (15.000-20.000 transaksi), tahun ini remitansi TKI secara nasional diperkirakan 7-8 miliar dolar AS.

"Untuk mengejar angka Rp 30 miliar tersebut, kami terus memperbanyak kerjasama dengan agen-agen Kegiatan Usaha Penyaluran Uang (KUPU) di luar negeri dengan merambah Timur Tengah," katanya di sela Workshop Remittance : Mendorong TKI menjadi Lebih Mandiri bersama Artajasa di Shangri-La Hotel, Selasa (17/7/2012).

Saat ini baru 4 agen atau mitra di luar negeri yakni ShineTown di Hongkong, TrangLo di Malaysia, Prima Express di Brunei, Tell in di Hongkong. "Kami sedang jajagi kerjasama dengan 2-3 agen lagi di Malaysia dan Arab Saudi," lanjutnya.

Artajasa juga berkomitmen tidak menaikkan tarif kirim uang memasuki Lebaran tahun ini. "Tarifnya tetap kisaran Rp 15.000-20.000, bedanya dengan Western Union kalau tarifnya per nilai, Artajasa tidak dibedakan," yakinnya.

Pengiriman uang melalui Artajasa maksimal  Rp 10 juta per transaksi atau Rp 25 juta per hari. Tahun ini, perusahaan yang beroperasi sejak 1990 di Indonesia ini menganggarkan belanja modal untuk pengembangan jaringan sebesar Rp 60 miliar.

"Pendapat Artajasa tahun lalu sebesar Rp 270 miliar, tahun ini target growth-nya konservatif karena kita fokus ke investasi jadi Rp 300 miliar. Investasi itu untuk membangun sistem produksi antisipasi peningkatan kapasitas dan implementasi kartu chip," pungkasnya.

Berita Selengkapnya Klik di Sini »

Akses Surabaya.Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat surabaya.tribunnews.com/m/