Breaking News

Gagal Tangkap Penambang, Satpol PP Jombang Bakar Perahu

Tim gabungan Satpol PP Jombang dan Jatim menenggelamkan sedikitnya enam perahu milik penambang pasir liar di Sungai Brantas.

Penulis: Sutono | Editor: Tutug
zoom-inlihat foto Gagal Tangkap Penambang, Satpol PP Jombang Bakar Perahu
sutono
Petugas Satpol PP Jombang dan Pemprov Jatim membakar peralatan penambangan pasir liar.
SURYA Online, JOMBANG - Tim gabungan Satpol PP Jombang dan Jatim menenggelamkan sedikitnya enam perahu milik penambang pasir liar di Sungai Brantas di wilayah Desa Gebangbunder, Kecamatan Plandaan, Jombang, Senin (2/7/2012). Dalam razia itu petugas gagal menangkap pelaku penambangan.
   
Korps penegak Perda gagal menangkap pelaku karena saat sampai lokasi, sejumlah penambang yang biasanya beroperasi sudah menghilang. Satpol hanya menjumpai perahu dan pontoon tak bertuan.
   
Untuk melampiaskan kekesalan, tim gabungan lantas menenggelamkan perahu-perahu tersebut. Bahkan ada perahu yang diangkat menggunakan alat berat atau crane ke atas tanggul untuk dihancurkan menggunakan gergaji.
   
Sejumlah warga bahkan ikut membantu menghancurkan peralatan penambang. Sedangkan ponton yang tertinggal dinaikkan ke mobil patroli untuk disita. Sedikitnya ada 10 ponton yang disita Satpol PP.
   
Petugas kemudian menyisir galangan pasir yang berderet di sepanjang bantaran sungai. Pagar lapak dari bambu itu dikumpulkan dan dibakar beramai-ramai. Setelah dari Desa Gebangbunder, tim gabungan bergeser ke bantaran sungai lainnya.
   
Kepala Satpol PP Pemprov Jatim Sutartib mengatakan razia dilakukan guna menyelamatkan Sungai Brantas dan lingkungannya. Sebab, penambangan pasir menggunakan alat mekanik sudah merusak lingkungan.
   
Mulai dari tanggul Brantas yang sudah menggantung, hingga penyempitan aliran sungai, serta pendalaman dasar sungai. Sutartib mengakui, razia Satpol PP gagal menangkap penambang.
   
Sebab sesaat sebelum petugas datang, para penambang pasir sudah menghilang. “Sebagai antisipasi agar tidak digunakan lagi, peralatan milik penambang ditenggelamkan dan dihancurkan,” kata Sutartib.
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved