Sabtu, 9 Juni 2012 14:05 WIB | Dibaca: 400 | Editor: Heru Pramono | Reporter : Zainuddin
SURYA Online, MALANG - 19 imigran yang diamankan di Kantor Imigrasi Kelas II Malang mengancam akan melakukan perusakan saat akan diambil gambarnya oleh sejumlah wartawan, Sabtu (9/6/2012).
Sambil menuding wartawan, salah satu imigran minta wartawan tidak mengambil gambarnya. "No camera. I'am not criminal," kata salah satu imigran bertampang brewok itu.
Petugas imigrasi yang melihat kejadian itu pun minta wartawan tidak mengganggunya. "Sudah, mas. Tidak usah dilanjutkan, itu hak mereka," kata petugas itu.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Malang, Sutoto Budi Rahayu mengungkapkan para imigran itu akan langsung dibawa ke rumah detensi imigrasi (rudenim) di Pasuruan setelah proses pendataan selesai. Bila tidak ada halangan, mereka akan dipindahkan ke rudenim pada Senin (11/6/2012) nanti.
Sebenarnya kapasitas ruang penampungan di Kantor Imigrasi tidak bisa menampung 19 imigran. Dengan hanya memiliki dua kamar, ruang penampungan itu hanya bisa ditempati 10 orang. Tapi pihaknya tidak bisa menyewa hotel di sekitar Jalan Panji Suroso.
Sebab saat menampung imigran yang diamankan di Pantai Bantur lalu, tamu hotel enggan menginap di hotel tersebut. "Makanya setelah pendataan selesai, langsung kami kirim ke rudenim," terang Sutoto.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »