255 Korban Dumai Express Selamat

TANJUNGPINANG-SURYA- Sebanyak 255 korban tenggelamnya kapal feri Dumai Express 10 di perairan Tokong Hiu, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu pagi (22/11) sekitar pukul 09.30 WIB, ditemukan selamat. Komandan Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Edwin, Senin (23/11), mengatakan jumlah korban selamat tersebut bertambah satu orang dari data Minggu (22/11) yang mencapai 254 orang. "Hari ini kami menemukan satu korban selamat," kata Edwin yang juga koordinator lapangan (Korlap) pencarian korban selamat dan meninggal. Ia mengatakan korban selamat yang terakhir ditemukan tersebut adalah sorang perempuan berumur kira-kira 30 sampai 35 tahun. “Kami belum mengetahui identitas korban karena korban masih kritis dan sekarang dirawat di RSUD Tanjungbalai Karimun," ujarnya. Dari total 255 korban selamat tersebut, menurut dia, terdiri atas laki-laki sebanyak 153 orang dan wanita sebanyak 102 orang. Edwin menambahkan data sementara korban meninggal dunia adalah 27 orang, namun diperkirakan masih ada penambahan karena masih data sementara. Sampai saat ini, menurut dia, pencarian korban selamat maupun meninggal terus dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai instansi, dan diperkirakan akan dilakukan proses pencarian korban selama tujuh hari. Untuk membantu proses pencarian korban saat ini digunakan satu helikopter dari TNI AL, tiga unit kapal perang, kapal SAR dan kapal penolong lain yang berjumlah 14 unit kapal. Terpisah, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) belum dapat memprediksi penyebab tenggelamnya Kapal Dumai Express 10. Karena timnya masih melakukan penyelidikan. "Kami belum bisa menyebutkan dugaan awalnya apa," kata J.A. Barata, juru bicara KNKT di Jakarta. Sementara itu, diantara korban tewas salah satunya adalah Boheng, pimpinan PT Lestari Indomas Bahari sebagai operator atau pengelola KM Feri Dumai Ekspress 10. Menurut saksi mata, sebenarnya Boheng bisa selamat dalam kecelakaan itu.Namun saat ada penumpang minta tolong, Boheng malah mengangsurkan pelampung miliknya kepada penumpang itu. ant/ti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved