Travel
Jemaah Umrah dari Bandara Internasional Juanda Naik 21 Persen Sepanjang 2025
Trafik penerbangan umrah di Bandara Internasional Juanda menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Sepanjang 2025, trafik penerbangan umrah di Bandara Internasional Juanda naik 21 persen dibanding tahun 2024
- Penerbangan umrah masih didominasi rute Jeddah, disusul rude menuju Madinah
- General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, memastikan kelancaran dan kenyamanan layanan bagi seluruh jemaah. Seluruh penerbangan umrah dilayani melalui Terminal 2 dengan jalur khusus, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
SURYA.co.id, SIDOARJO – Trafik penerbangan umrah di Bandara Internasional Juanda menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025.
Berikut ini informasi yang berhasil dikumpulkan SURYA.co.id
- Jumlah penumpang umrah tercatat meningkat 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
- Sepanjang 2025, total penumpang umrah mencapai 398 ribu orang, naik dari 330 ribu penumpang pada 2024.
- Jumlah penerbangan umrah juga tumbuh 14 persen, dari 911 penerbangan menjadi 1.038 penerbangan.
Didominasi Rute Jeddah
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengatakan penerbangan umrah masih didominasi rute Jeddah.
Baca juga: Kembalikan Tumbler Penumpang Kereta, Ibu Argi di Lamongan Dapat Hadiah Umrah dari Ipda Purnomo
“Untuk penerbangan umrah masih didominasi oleh rute Jeddah, dengan total 879 flight yang melayani sekitar 336 ribu penumpang. Sementara rute Madinah tercatat sebanyak 159 flight dengan jumlah penumpang mencapai 62 ribu penumpang,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Selama 2025, terdapat dua maskapai yang melayani penerbangan umrah dari Juanda, yakni Garuda Indonesia dan Lion Air.
- Memasuki awal 2026, tren positif tersebut masih berlanjut.
- Januari 2026, tercatat sebanyak 83 penerbangan umrah dengan total 32 ribu penumpang.
Pastikan Kelancaran dan Kenyamaan Jamaah
Tohir menegaskan pihaknya berkomitmen memastikan kelancaran dan kenyamanan layanan bagi seluruh jemaah.
Seluruh penerbangan umrah dilayani melalui Terminal 2 dengan jalur khusus, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
“Jalur keberangkatannya pun terpisah dari penerbangan internasional lainnya, sehingga jemaah dapat merasakan proses perjalanan yang lebih nyaman dan teratur,” jelasnya.
Perkuat Koordinasi untuk Jaga Kualitas Layanan
Selain itu, manajemen bandara terus memastikan kesiapan fasilitas dan personil operasional, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kualitas layanan.
Pihaknya juga membuka peluang bagi maskapai yang ingin menambah frekuensi maupun membuka rute baru penerbangan umrah, baik menuju Jeddah maupun Madinah.
"Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat, Bandara Internasional Juanda optimistis dapat memperkuat perannya sebagai salah satu gerbang utama keberangkatan jemaah umrah di Indonesia, khususnya dari wilayah Jawa Timur," tutupnya.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| KAI Daop 9 Jember Catat Pertumbuhan Logistik Hingga 7.335 Ton |
|
|---|
| Sebulan Diluncurkan, KA Sangkuriang Relasi Ketapang - Bandung Angkut 64.248 Penumpang |
|
|---|
| Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 7.200 Penumpang Selama Libur Panjang |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah Sembari Staycation di Hotel Tugu Blitar |
|
|---|
| KAI Daop 8 Surabaya Sosialisasikan Pencegahan Pelecehan Seksual saat Naik KA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Bandara-Juanda-tercatat-meningkat-21-persen-dibandingkan-tahun-sebelumnya.jpg)