TOPIK
Pesawat AirAsia Ditemukan
-
"Dari sejumlah ciri yang ditemukan, kita berkeyakinan serpihan pesawat ini milik AirAsia," ujar Eko.
-
"Namun demi keamanan, yang bersangkutan tidak mau diekspose," ugkapnya.
-
Mayat itu diduga salah satu korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh, Minggu (28/12/2014) silam.
-
Terdamparnya jenazah itu ke Selat Makassar atau di Perairan Sendana, Kabupaten Majene, karena angin sekarang ini berhembus ke arah barat.
-
Dalam pemaparannya nanti, KNKT hanya sebatas menyampaikan laporan awal seputar kecelakaan.
-
Korban ditemukan di sebelah timur Pantai Luaor, Kecamatan Pamboang, perairan Kabupaten Majene,
-
"Sekarang, yang sudah ditemukan jenazah pama saya (Djarot). Sedang jenazah istri dan anaknya belum," ujar In In Rahmawati.
-
Dari seragam itu, tim DVI menemukan sampel DNA. Yang kemudian, dalam identifikasi ditemukan kecocokan dengan DNA korban.
-
Tim SAR diberikan jeda dua hari untuk "merefresh" fisik mereka maka operasi pencarian dan evakuasi akan dilanjutkan.
-
Keluarga korban kecelakaan AirAsia siap melakukan pencarian sendiri jika pemerintah atau Basarnas benar-benar menghentikan upaya pencarian.
-
Separuh keluarga korban telah menyerahkan dokumentasi untuk pengajuan klaim asuransi tersebut yang dibayarkan langsung melalui giro.
-
Meski tanpa tim dari luar negeri, DVI masih cukup dan mampu menangani para korban.
-
Data itu diperkuat dengan data pendukung berupa tato bergambar bunga di lengan kanan korban yang cocok dengan gambar atau foto dari keluarga.
-
Dugaan banyaknya jenazah yang tercecer itu, dikarenakan pesawat dalam posisi miring saat terjatuh kembali ke dasar laut.
-
Sampai sekarang sudah ada 52 jenazah yang berhasil diidentifikasi, yaitu 32 jenazah perempuan, dan 20 jenazah pria
-
Di Bandara El Tari beberapa keluarga korban seperti, ibu serta keluarga kandungnya turut serta mendampingi jenazah korban.
-
Estimasinya tiba di parkir apron base ops Lanudal Juanda, Surabaya, pukul 16.45 WIB.
-
"Ya, hari ini tidak ada jenazah yang berhasil dikenali," jawab Kabid Humas Pol Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono, Sabtu (24/1/2015) siang.
-
AirAsia juga diketahui bekerja sama dengan PT Asuransi Dayin Mitra untuk memberikan perlindungan asuransi perjalanan
-
Dijelaskan Ketua Tim DVI Polda Jatim, Kombes Pol Budiyono, tiga jenazah yang berhasil dikenali itu semua berdasar pemeriksaan DNA.
-
Berputarnya arah pesawat itu disertai dengan proses pesawat kehilangan ketinggian atau jatuh
-
Selain ketiga jenazah itu, saat ini enam jenazah masih disimpan di cold storage RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun.
-
Menurut dia, tragedi pesawat AirAsia QZ8501 masih menyisakan sejumlah permasalahan yang perlu mendapat perhatian
-
Kebisingan yang disebabkan beberapa alarm - termasuk satu yang menunjukkan pesawat itu stall
-
Semakin kuat dengan pemeriksaan properti berupa analisa CCTV yang cocok dengan foto selfie yang diapload di akun Instagramnya
-
Sunu menjelaskan penumpang yang menjadi korban, yakni tidak hanya satu orang, tetapi ada pula satu keluarga
-
"Pesawat kemudian naik dengan kecepatan di atas batas normal kemampuan pesawat, kemudian mengalami stall," kata Jonan.
-
"Pak Andreas belum ada setahun menempati rumah ini, kemungkinan baru lima bulan," kata seorang sopir yang bekerja di Parumahan Ladiva Green Hill.
-
"Jangan mendekat, dari sini saja. Tidak boleh mendekat," kata Syahul, Satpam perumahan setempat yang berjaga-jaga sekitar rumah korban.
-
“Pada metode sekunder ada ciri khas dari korban di bagian taring gigi bawah yang berputar,"ungkap ketua Tim DVI Polda Jatim, Kombes Pol Budiyono.