Jumat, 22 Mei 2026

Kebakaran Hebat Landa Pabrik di Menganti Gresik, Damkar Berjibaku 3 Jam

Pabrik PT Energy Multi Tech di Menganti, Gresik, Jatim, terbakar diduga akibat korsleting mesin HDPE PVC. Pemadaman berlangsung selama 3 jam.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi Dinas Damkarla Gresik
KEBAKARAN PABRIK GRESIK - Kebakaran melanda pabrik PT Energy Multi Tech di Jalan Raya Pelemwatu di Desa Drancang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis (21/5/2026) dini. Petugas Damkar Gresik membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk memadamkan api yang sempat merembet ke sejumlah mesin lain. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran melanda pabrik PT Energy Multi Tech di Menganti, Gresik, Jawa Timur (Jatim), Kamis (21/5/2026) dini hari dan diduga dipicu korsleting mesin HDPE PVC.
  • Petugas Damkar Gresik membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk memadamkan api yang sempat merembet ke sejumlah mesin lain.
  • Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara kerugian materi masih dihitung pihak perusahaan.

SURYA.CO.ID, GRESIK - Kebakaran melanda pabrik PT Energy Multi Tech di Jalan Raya Pelemwatu, Desa Drancang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik di Jawa Timur (Jatim), Kamis (21/5/2026) dini hari.

Api diduga berasal dari korsleting pada mesin HDPE PVC, sebelum akhirnya merembet ke area mesin lainnya dan memicu kobaran lebih besar di dalam pabrik.

Peristiwa tersebut, membuat petugas pemadam kebakaran berjibaku selama sekitar 3 jam untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyisakan titik panas.

Api Muncul dari Area Mesin

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan kebakaran diterima Pos Damkar Menganti pada pukul 04.49 WIB. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi 2 menit setelah laporan diterima dan tiba sekitar pukul 05.01 WIB.

Kepala Satpam Tjakrindo, Sunandar, menjadi orang pertama yang mengetahui kobaran api di area pabrik. Saat melihat api membesar, ia langsung meminta bantuan ke Posko Damkar Menganti.

Api disebut pertama kali muncul dari mesin HDPE PVC sebelum akhirnya merembet ke mesin lain di sekitar lokasi kejadian.

“Petugas langsung melakukan size up, pemadaman, lalu pembasahan dan pendinginan area hingga tidak ada titik api dan asap tersisa,” ujar Kepala Dinas Damkarla Gresik, Suyono.

Menurut Suyono, proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sudah menjalar ke beberapa bagian mesin produksi di dalam area pabrik.

Damkar Kerahkan Personel dan Mobil Supply

Dalam proses pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik mengerahkan sejumlah personel beserta armada untuk mengendalikan api.

Pemadaman juga melibatkan tim Damkar internal perusahaan guna mempercepat penanganan di lokasi kebakaran.

Untuk memastikan api tidak kembali menyala, petugas melakukan pendinginan menyeluruh di area terdampak setelah proses pemadaman utama selesai, dengan dukungan:

  • Lima personel Damkar Gresik yang diterjunkan ke lokasi kebakaran sejak dini hari
  • Satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil supply untuk mendukung suplai air selama proses pemadaman
  • Bantuan tim Damkar internal Tjakrindo dalam penanganan api di area pabrik
  • Proses pembasahan dan pendinginan area mesin untuk memastikan tidak ada titik api tersisa

Salah satu pihak perusahaan, Abdur selaku kepala teknis PT Energy Multi Tech, menyampaikan apresiasi atas bantuan petugas pemadam kebakaran dalam menangani insiden tersebut.

“Terima kasih Damkar Gresik sudah dibantu untuk pemadaman,” ujarnya.

Tidak Ada Korban Jiwa

Meski kebakaran sempat memicu kepulan asap dan kobaran cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini, pihak perusahaan masih melakukan pendataan dan perhitungan terkait kerugian materi akibat kebakaran tersebut.

Sementara itu, petugas memastikan api benar-benar padam sekitar pukul 08.01 WIB setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved