Minggu, 26 April 2026

ASN Palsu di Gresik

Korban Penipuan SK ASN Palsu di Gresik Dipersilahkan Lapor Polres Gresik

Puluhan korban penipuan SK ASN yang menggegerkan Pemkab Gresik dipersilahkan lapor ke Mapolres Gresik. 

|
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
istimewa/Polres Gresik
PENIPUAN ASN - Korban ASN palsu datang ke Bagian Prokopim Pemkab Gresik, Senin (6/4/2026). Puluhan korban penipuan SK ASN yang menggegerkan Pemkab Gresik dipersilahkan lapor ke Mapolres Gresik. 
Ringkasan Berita:
  • Puluhan warga Gresik jadi korban penipuan SK ASN palsu, rugi hingga puluhan juta rupiah.
  • Korban sempat ikut apel dan mendatangi OPD layaknya ASN, namun SK terbukti palsu.
  • Polisi dan BKPSDM masih mendalami kasus, korban dipersilakan lapor ke Polres Gresik untuk proses hukum.

 


SURYA.co.id, GRESIK - Puluhan korban penipuan SK ASN yang menggegerkan Pemkab Gresik dipersilahkan lapor ke Mapolres Gresik

Korban diduga mengeluarkan uang hingga puluhan juta untuk menjadi ASN, ternyata ditipu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para korban ini ada yang ikut apel pada Senin (6/4/2026) kemarin.

Bahkan sampai mendatangi OPD, layaknya ASN sungguhan, mengenakan pakaian PNS.

Baca juga: Perempuan Bawa SK ASN Palsu ke Pemkab Gresik, Korban Penipuan ?

Namun, SK yang mereka terima dari oknum penipu tersebut, ternyata palsu.

"Sampai saat ini belum kami terima laporan polisi, namun, pengaduan ada di BKPSDM nanti koordinasi dengan kami Polres Gresik, selanjutnya apabila ada masyarakat yang dirugikan materi atau non materi bisa langsung datang ke Polres Gresik membuat laporan polisi," ujar Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, Kamis (9/4/2026).

Polisi Pastikan Jumlah Korban Penipuan

Kapolres mengaku, belum mendapatkan jumlah pasti korban SK ASN palsu ini.

"Beberapa orang jumlahnya kami belum tahu pastinya, hari ini sedang dikumpulkan BKPSDM membuat tempat untuk menerima laporan trsebut, ke depannya kalau membuat laporan polisi kami terima di Polres Gresik," jelasnya.

Hingga saat ini belum mendapatkan laporan dari para korban. Para korban SK ASN palsu ini, sudah mengeluarkan sejumlah materi. Ada yang puluhan juta.

Korban Jalani Klarifikasi

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Agung Endro mengatakan, hari ini sudah ada korban yang menjalani klarifikasi.

"Hanya perwakilan satu orang saja," kata Agung, sapaan akrabnya. 

Datangi Kantor Prokopim bawa SK Palsu

Sebelumnya diberitakan SURYA.co.id, kasus ini terungkap saat seorang perempuan berinisial SE, mendatangi  ruangan Prokopim Pemkab Gresik, Senin (6/4/2026).

SE menghadap ke Kepala Bagian Prokopim Setda Gresik, Imam Basuki dengan membawa sejumlah berkas dan mengenakan pakaian PNS

Berkas-berkas yang dibawa SE itu menimbulkan sejumlah pertanyaan dan kejanggalan.

Kertas Fotokopi

Seperti SK yang disodorkan ke Imam Basuki merupakan kertas photo copy dan tertuju ke Bagian Humas Pemkab Gresik.

"Padahal di sini tidak ada bagian humas, adanya Prokopim," ujar Imbas sapaan akrab Imam Basuki, Rabu (8/4/2026).

Lebih lanjut, tanda tangan dalam SK tersebut merupakan tanda tangan yang tidak identik dengan pejabat Pemkab Gresik atau terkesan palsu.

"Dan di situ, tahunnya tahun 2024. Kalau ada pegawai baru kami pasti diberitahu BKPSDM, tapi kemarin tidak ada sama sekali," tambahnya.

SE mengaku sebelumnya bekerja di Kantor Kecamatan Menganti, Gresik.

"Lalu saya telpon Sekcam Menganti, ternyata tidak ada pegawainya atas nama tersebut. Lalu kami arahkan SE ke BKPSDM," ucapnya.

Panggil Saksi dan Korban

Tak hanya SE, setidaknya masih banyak korban yang datang ke Kantor Pemkab Gresik dengan kasus yang sama. Ada yang sempat ikut apel.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan tengah mendalami dugaan penipuan ASN tersebut.

"Saat ini masih didalami tim kami. Kami juga akan memanggil saksi dan juga korban, kemarin yang sudah datang sembilan orang," tandasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved