SNBP 2026
SNBP 2026 UNAIR: Tak Daftar Ulang, Peserta Diblokir SNBT
Peserta lolos SNBP 2026 UNAIR wajib segera daftar ulang. Jika abai, Anda otomatis terblokir dari SNBT 2026. Cek jadwalnya!
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Peserta lolos SNBP 2026 Unair wajib segera daftar ulang, jika abai akan otomatis diblokir dari UTBK-SNBT dan seleksi Mandiri.
- Jadwal pengisian biodata dan dokumen berlangsung 1-8 April 2026, sedangkan verifikasi dan penentuan UKT hingga 13 April 2026.
- Sanksi pemblokiran merupakan aturan resmi SNPMB untuk mencegah kekosongan kuota dan meratakan kesempatan bagi calon mahasiswa lain.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Jawa Timur (Jatim), memberikan peringatan keras kepada calon mahasiswa baru yang dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Peserta yang mengabaikan proses daftar ulang akan dikenai sanksi berat, yakni otomatis terblokir dari sistem, dan dilarang mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair, Achmad Solihin, menegaskan bahwa sanksi tersebut bukanlah aturan sepihak dari kampus, melainkan ketetapan nasional dari kementerian.
“Peserta yang sudah diterima di SNBP tetapi tidak melakukan daftar ulang, sesuai peraturan, tidak bisa mengikuti jalur SNBT karena otomatis akan terblokir di sistem pusat,” ujar Solihin pada Selasa (31/3/2026).
Baca juga: Hasil Resmi SNBP 2026 Unair: Dari 29.947 Pendaftar, Hanya 2.506 Lolos
Jadwal dan Tahapan Daftar Ulang SNBP Unair 2026
Proses registrasi ulang bagi calon mahasiswa Unair jalur SNBP 2026 memiliki batas waktu yang cukup ketat. Berikut rincian tahapannya:
- Pengisian Biodata & Unggah Dokumen: Berlangsung 1 - 8 April 2026 secara daring.
- Verifikasi Berkas & Penentuan UKT: Dilakukan hingga 13 April 2026. Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) akan disesuaikan dengan kondisi ekonomi atau penghasilan orang tua mahasiswa.
- Pembayaran UKT: Usai seluruh tahapan verifikasi dokumen selesai, calon mahasiswa diwajibkan melakukan pelunasan pembayaran agar status registrasinya dinyatakan resmi.
Sementara itu, bagi peserta yang tidak lolos SNBP, peluang masuk Unair masih terbuka lebar. Solihin menyebut, peserta dapat mendaftar jalur UTBK-SNBT atau seleksi mandiri yang dibuka setelah pengumuman resmi SNBP dirilis.
Aturan Blokir SNBT
Kebijakan pemblokiran bagi peserta yang lolos SNBP ini, merupakan aturan resmi dari Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Aturan ini dibuat lebih ketat mulai tahun 2024 dan berlanjut hingga SNPMB 2026.
Ketua Umum SNPMB Eduart Wolokalur menyatakan, peserta lulus SNBP 2026 secara otomatis kehilangan hak mendaftar UTBK-SNBT, bahkan untuk jalur Mandiri di seluruh PTN. Hal ini diterapkan, sebagai strategi pemerintah untuk memastikan pemerataan kesempatan bagi calon mahasiswa lain, serta mencegah kekosongan kursi subsidi akibat peserta yang asal memilih jurusan tetapi tidak mendaftar ulang.
Imbauan untuk Calon Mahasiswa
Bagi Anda yang telah dinyatakan lolos SNBP 2026 di Unair maupun kampus negeri lainnya, segeralah amankan kursi Anda dan selesaikan tahapan verifikasi akademik serta registrasi ulang tepat waktu.
Pastikan koneksi internet stabil saat mengunggah dokumen penting dan perhatikan dengan teliti syarat serta nominal UKT yang ditetapkan. Sementara bagi Anda yang belum beruntung di jalur SNBP, jangan patah semangat! Segera fokus mendaftar dan mempersiapkan diri untuk ujian UTBK-SNBT 2026 sebelum masa pendaftaran resmi ditutup pada 7 April mendatang.
| Peminat SNBP ITS 2026 Tembus 18 Ribu Siswa, Teknik Pertambangan Paling Ketat |
|
|---|
| Juara OSA Saintek, Rosa Amankan Golden Ticket Fakultas Kedokteran Unair |
|
|---|
| Prodi Kesehatan Masih Jadi Primadona, Kedokteran Unair Paling Ketat di SNBP 2026 |
|
|---|
| Cara Cek dan Link Mirror Pengumuman SNBP 2026 Unair dan ITS, Sudah Bisa Dicek Sore Ini |
|
|---|
| Hasil Resmi SNBP 2026 Unair: Dari 29.947 Pendaftar, Hanya 2.506 Lolos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Achmad-Solihin-1252025.jpg)