SPMB 2026
SPMB 2026: DPRD Surabaya Minta Kepastian Dindik Soal SMPN Baru Bisa Terima Murid
Dua SMPN baru di Surabaya diupayakan siap terima murid pada SPMB 2026 dengan fasilitas dasar minimal.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Dua SMPN baru di Tambak Wedi dan Gunung Anyar, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), diupayakan bisa menerima siswa pada SPMB 2026.
- Fasilitas minimal seperti ruang kelas, ruang guru, dan toilet sedang disiapkan.
- Skema SPMB 2026 tetap sama, dengan empat jalur penerimaan seperti tahun sebelumnya.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di Jawa Timur (Jatim), mengupayakan dua gedung SMP negeri (SMPN) baru bisa menerima siswa pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan pihaknya tengah memasukkan dua sekolah tersebut ke dalam sistem SPMB tahun ini.
"Kami usahakan bisa menerima murid baru. Terutama SMPN yang di Tambak Wedi. Minimal satu rombel atau kelas," kata Febrina, Selasa (31/3/2026).
SMPN Tambak Wedi dan Gunung Anyar Disiapkan
Dua SMPN baru yang disiapkan berada di Tambak Wedi, Surabaya Utara, serta Medokan Ayu di Kecamatan Gunung Anyar.
Keberadaan sekolah baru ini diharapkan bisa menjawab keresahan masyarakat terkait sistem zonasi, khususnya di wilayah yang sebelumnya minim akses SMP negeri.
Febrina menyebut, sekolah di Gunung Anyar dipastikan lebih siap, dibanding Tambak Wedi.
"Kalau yang SMPN di Gunung Anyar insyaAllah siap menerima murid baru. Yang Tambak Wedi masih ditunggu hingga menit akhir sebelum pembukaan SPMB," ujarnya.
Fasilitas Minimal Dikebut
Dindik Surabaya memastikan pembangunan difokuskan pada pemenuhan fasilitas dasar agar kegiatan belajar bisa berjalan.
- Ruang kelas
- Ruang guru
- Toilet
Dengan fasilitas tersebut, sekolah ditargetkan sudah bisa digunakan pada tahun ajaran baru 2026.
DPRD Minta Kepastian Sebelum Pendaftaran
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, meminta Dindik segera memberikan kepastian terkait sekolah yang siap menerima siswa.
"Kami masih cek dan koordinasikan dengan Dinas Pendidikan. SMPN baru yang bisa dipastikan untuk menerima murid baru yang mana," kata Ajeng.
Menurutnya, kepastian ini penting karena keberadaan SMPN baru sangat dinantikan masyarakat, terutama terkait sistem zonasi.
Jalur SPMB 2026 Tidak Berubah
SPMB 2026 jenjang SD dan SMP di Surabaya segera dibuka dengan skema yang sama seperti tahun sebelumnya.
- Jalur prestasi: 35 persen
- Jalur domisili: 40 persen
- Jalur afirmasi (gakin dan inklusi): 20 persen
- Jalur mutasi: 5 persen
"Semua tetap seperti tahun lalu," kata Febrina.
DPRD Surabaya
SPMB Surabaya 2026
SPMB 2026
Surabaya
Dindik Surabaya
Febrina Kusumawati
Ajeng Wira Wati
pendidikan Surabaya
zonasi sekolah
Gunung Anyar
Tambak Wedi
Berita Surabaya Terkini
berita Surabaya terbaru
Berita Surabaya hari ini
Meaningful
Multiangle
| Unesa Buka Jalur Golden Ticket 2026: Bebas UKT 8 Semester dan Tanpa Tes |
|
|---|
| SPMB Jatim 2026 Resmi Dimulai: Skema Baru Lebih Transparan dan Berbasis Teknologi |
|
|---|
| Khofifah: SPMB Jatim 2026 Resmi Diluncurkan, Jalur Domisili Jadi Tahap Awal |
|
|---|
| Dispendik Surabaya Ungkap Skema Baru SPMB SMP 2026: TKA Jadi Penambah Nilai Jalur Prestasi |
|
|---|
| Abdul Muti: SPMB 2026 Bukan Sekadar Seleksi, Tapi Sistem untuk Semua Murid |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-SMPN-di-Surabaya-3132026.jpg)