PW IKA ITS Jatim Santuni 1.200 Yatim, Eri Cahyadi Tekankan Sinergi Alumni
PW IKA ITS Jatim santuni 1.200 anak yatim dan dhuafa di 5 wilayah pada Ramadan 1447 H. Eri Cahyadi ajak alumni bersinergi sosial.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- PW IKA ITS Jawa Timur menyantuni 1.200 anak yatim dan dhuafa pada Ramadan 1447 H.
- Penyaluran dilakukan di lima wilayah: Surabaya, Sidoarjo, Bangkalan, Gresik, dan Keputih.
- Ketua PW IKA ITS Jatim Eri Cahyadi menekankan peran alumni untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sebanyak 1.200 anak yatim dan dhuafa di berbagai wilayah Jawa Timur (Jatim) menerima santunan dari Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (PW IKA ITS) Jatim.
Aksi sosial ini dikemas dalam program Santunan Anak Yatim dan Dhuafa ke-13, yang bertepatan dengan Ramadan 1447 Hijriah. Acara puncak digelar di Plaza dr. Angka ITS Surabaya, Rabu (11/3/2026).
Ketua Panitia Fahmi Fahresi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan. Tahun ini, menandai konsistensi IKA ITS selama 13 tahun berturut-turut dalam berbagi kebahagiaan di bulan suci.
Sebaran Wilayah Penyaluran Santunan
Program sosial ini tidak hanya berpusat di Surabaya, namun menjangkau berbagai titik strategis di Jawa Timur untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Berikut rinciannya:
- Pendopo Kabupaten Bangkalan: 250 penerima santunan.
- Ponpes Millinium Roudhlotul Jannah Sidoarjo: 250 penerima santunan.
- Desa Yosowilangun, Manyar, Gresik: 275 penerima santunan.
- Sekolah Rakyat Kejawan Surabaya: 60 penerima santunan.
- Kelurahan Keputih Surabaya: Penutupan rangkaian pada 14 Maret 2026.
Fahmi juga mengapresiasi kolaborasi erat dengan Yayasan Manarul Ilmi ITS (YMI ITS), yang telah berjalan selama empat tahun terakhir dalam mendukung misi kemanusiaan ini.
Pesan Eri Cahyadi untuk Alumni ITS
Ketua PW IKA ITS Jatim, Dr Eri Cahyadi (Cak Eri), menekankan pentingnya sinergi antara alumni dan almamater. Menurutnya, kesuksesan profesional harus dibarengi dengan kepedulian sosial.
"Berbagi adalah ajaran Rasulullah. Lulusan ITS tidak hanya menjalankan peran terbaik di dunia profesional, tetapi juga harus berbuat baik untuk akhirat," ujar Cak Eri yang juga menjabat sebagai Wali Kota Surabaya tersebut.
Senada dengan Cak Eri, Rektor ITS Prof Bambang Pramujati menilai kegiatan ini mampu menumbuhkan empati sosial di lingkungan kampus.
Ia berpesan, agar anak-anak penerima santunan tetap semangat mengejar pendidikan setinggi mungkin.
Acara tersebut juga menghadirkan KH Ma’ruf Khozin untuk memberikan tausiyah. Ia mengingatkan, bahwa esensi puasa adalah sarana memperbaiki diri dan menjaga lisan, bukan sekadar menahan lapar.
Konsistensi IKA ITS dan YMI
Berdasarkan data yang dihimpun, kolaborasi antara IKA ITS Jawa Timur dan Yayasan Manarul Ilmi (YMI) merupakan pilar penting dalam gerakan sosial di lingkup kampus pahlawan.
YMI ITS sendiri dikenal sebagai lembaga pengelola zakat, infak dan sedekah yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat di sekitar kampus dan alumni yang membutuhkan.
Program santunan ke-13 ini, juga didukung oleh mitra strategis seperti PLN dan Quarto, yang menunjukkan kuatnya jejaring alumni ITS dalam menggalang sumber daya untuk kemaslahatan publik di Jawa Timur.
Bagi masyarakat atau alumni yang ingin berkontribusi dalam kegiatan serupa, sangat disarankan untuk menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi seperti YMI ITS, agar pendistribusian lebih terorganisir dan berdampak luas.
| Menteri Ara Kebut Rumah Subsidi Jatim, Rusunami Surabaya Jadi Fokus |
|
|---|
| Kasus Dugaan Korupsi RSUD Dr Soetomo Masuk Penyelidikan Kejari Surabaya |
|
|---|
| Rahasia Gedung Don Bosco Surabaya: Bekas Gudang Senjata Jepang dan Misteri 3 Bunker |
|
|---|
| Kekalahan dari Persebaya Surabaya dan Persik Kediri Buat Aremania Kecewa, Tuntut Evaluasi |
|
|---|
| Francisco Rivera Jadi Top Skor, Persebaya Surabaya Optimistis Finis Empat Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/IKA-ITS-Jatim-Santuni-1200-Yatim.jpg)