Rabu, 20 Mei 2026

8 Remaja Gengster Bikin Resah Kawasan GKB Diamankan Polres Gresik

Kelompok gengster kerap melakukan sweeping pada malam hingga menjelang saur

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
GENGSTER DITANGKAP – Sebanyak delapan orang anggota gangster diamankan Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik.( Foto :Resmob Satreskrim Polres Gresik) 

 

Ringkasan Berita:
  • Remaja gengster ini terbukti bikin onar di kawasan Gresik Kota Baru pada Minggu (22/2/2026) dini hari lalu
  • Kelompok gengster kerap melakukan sweeping pada malam hingga menjelang saur
  • Mereka berkeliling untuk mencari lawan tanding dengan menargetkan kelompok berbeda.
  • Polisi menetapkan 2 tersangka berinisial H, 18 tahun asal Kota Gresik, dan K, 17 tahun asal Manyar.

 

SURYA.co.id GRESIK – Satreskrim Polres Gresik meringkus delapan orang gangster yang beraksi di wilayah Gresik Kota Baru (GKB). Mereka tega menganiaya korban yang sedang mencari makan untuk sahur.

 Delapan orang digelandang Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik, mereka merupakan kelompok gengster yang terbukti bikin onar di kawasan Gresik Kota Baru pada Minggu (22/2/2026) dini hari lalu. 

Pihaknya juga tengah memburu anggota gengster lainnya yang ikut terlibat.

 “Delapan orang sudah kami amankan,” ujar Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan, kepada SURYA.co.id Kamis (26/2/2026).

Gengster Sweeping Hingga Jelang Sahur

Pihaknya menjelaskan mereka yang diamankan merupakan kelompok gengster yang melakukan sweeping pada malam hingga menjelang sahur. Hingga tega menganiaya TS, 16 tahun asal Lamongan. 

Baca juga: Konvoi Berdarah di Gresik: 4 Orang Dikeroyok Gengster, Polisi Amankan 6 Terduga Pelaku

Mereka berkeliling untuk mencari lawan tanding dengan menargetkan kelompok berbeda.

 Seluruh gangster kampung yang diciduk, mayoritas masih berusia belia. Bahkan, Asyraf menegaskan telah menetapkan 2 tersangka berinisial H, 18 tahun asal Kota Gresik, dan K, 17 tahun asal Manyar.

"Dua orang tersangka, berperan sebagai otak pelaku dan provokator. Keduanya juga menendang korban," ucap Asyraf.

 Pihaknya juga tengah memeriksa 6 orang lainnya yang berstatus sebagai saksi. Lantaran hanya ikut aksi konvoi dan berdalih tidak melakukan penganiayaan. 

"Masih kami lakukan pemeriksaan, mohon waktu,” kata Alumnus Akpol 2024 itu. 

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved