Sabtu, 2 Mei 2026

Operasi Pekat Semeru 2026 di Gresik, Sikat Penyakit Masyarakat Hingga Miras Ilegal

Operasi Pekat Semeru 2026 akan digelar selama 12 hari, terhitung mulai 25 Februari hingga 8 Maret 2026.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
istimewa/Polres Gresik
OPERASI PEKAT SEMERU - Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat memimpin rapat Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Pekat Semeru 2026 di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Sarja Arya Racana, Rabu (25/2/2026). Operasi Pekat Semeru 2026 akan digelar selama 12 hari, terhitung mulai 25 Februari hingga 8 Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Polres Gresik menggelar Latihan Pra Operasi Pekat Semeru 2026. Kali ini fokus beragam penyakit masyarakat seperti miras ilegal, warung pangku, perjudian, prostitusi, premanisme, petasan, dan narkoba.
  • Operasi berlangsung 12 hari, 25 Februari–8 Maret 2026, dengan mapping wilayah rawan untuk menjaga ketertiban Ramadan.
  • Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution tekankan profesionalisme, deteksi dini potensi gangguan, serta tertib administrasi agar masyarakat beribadah dengan aman.

 

SURYA.co.id, GRESIK - Penyakit masyarakat seperti warung pangku dan peredaran minuman keras ilegal menjadi perhatian Polres Gresik dalam Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Pekat Semeru 2026.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, dan diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kasat, hingga Kanit Reskrim dari seluruh Polsek jajaran, kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Sarja Arya Racana, Rabu (25/2/2026).

Digelar Selama 12 Hari

Kapolres menegaskan Operasi Pekat Semeru 2026 akan digelar selama 12 hari, terhitung mulai 25 Februari hingga 8 Maret 2026.

Operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat (pekat) yang berpotensi mengganggu ketertiban umum selama Ramadan, di antaranya :

  • Peredaran minuman keras (miras) ilegal
  • Perjudian
  • Prostitusi
  • Premanisme
  • Penyalahgunaan petasan atau bahan peledak
  • Peredaran narkoba

“Setiap jajaran harus memahami target operasi dan memastikan pencapaian maksimal. Lakukan mapping wilayah secara detail, terutama pada titik-titik rawan yang menjadi keluhan masyarakat seperti warung pangku dan lokasi peredaran miras,” tegas Kapolres.

Deteksi Dini Potensi Gangguan

Sementara itu, Kbo Satintelkam Polres Gresik, Ipda Edik, menyampaikan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah Gresik dalam kondisi kondusif. 

Baca juga: Polres Gresik Gelar Tes Urine Personel Secara Acak, Pastikan Tidak Konsumsi Narkoba

Meski demikian, pihaknya tetap meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan, termasuk kemungkinan kenaikan harga bahan pokok dan gesekan sosial menjelang Ramadan.

Di bidang penindakan, Kasat Narkoba Polres Gresik, AKP Ahmad Yani, mengingatkan agar seluruh personel mengedepankan profesionalisme serta memedomani ketentuan terbaru dalam Undang-Undang Narkotika.

Waktu Pelaporan dan Tertib Administrasi

Kbo Satreskrim Iptu M. Nur Setyabudi dan Kasubbag Kerma Ops AKP Tatak S menegaskan pentingnya ketepatan waktu pelaporan serta tertib administrasi selama operasi berlangsung.

"Dengan digelarnya Latpra Ops Pekat Semeru 2026 ini, Polres Gresik berharap situasi kamtibmas tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, nyaman, dan khusyuk tanpa gangguan tindak kriminalitas maupun penyakit masyarakat lainnya," tutupnya. 

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved