Rabu, 20 Mei 2026

Pemkab Gresik Gelontor Rp 2,8 Triliun untuk Percepatan Infrastruktur, Target Jalan Mantap 2028

Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai super prioritas tahun anggaran 2026

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Willy Abraham
GENJOT PENINGKATAN JALAN - Suasana Safari Ramadhan bersama Forkopimda di Masjid Roudlotul Jannah, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Senin (23/2/2026). Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai super prioritas tahun anggaran 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Safari Ramadhan menjadi ajang sosialisasi program strategis Pemkab Gresik. Seperti perbaikan jalan, pendidikan, dan RTLH.
  • Pemkab Gresik tetapkan percepatan pembangunan jalan sebagai super prioritas 2026 dengan anggaran Rp 2,8 triliun.
  • Target mayoritas jalan kabupaten mantap tercapai 2028, fokus pada Jalan Poros Desa (JPD) dan konektivitas ekonomi.

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai super prioritas tahun anggaran 2026.

  • Total anggaran Rp 2,8 triliun disiapkan untuk mempercepat perbaikan Jalan Poros Desa (JPD) dan jalan kabupaten
  • Target kondisi jalan mantap di Kabupaten Gresik tercapai pada tahun 2028.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, saat Safari Ramadhan bersama Forkopimda di Masjid Roudlotul Jannah, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Senin (23/2/2026).

Agenda Strategis Tiga Tahun ke Depan

Alif sapaan akrab Asluchul Alif menyampaikan, bersama Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, pihaknya menempatkan percepatan infrastruktur sebagai agenda strategis utama dalam tiga tahun ke depan.

Baca juga: Polres Gresik Gelar Tes Urine Personel Secara Acak, Pastikan Tidak Konsumsi Narkoba

“Untuk tiga tahun ke depan, kami konsentrasi pada perbaikan jalan. Selain itu, juga infrastruktur pendidikan dan rumah tidak layak huni (RTLH). Safari Ramadhan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sosialisasi program-program Pemkab Gresik agar selaras dengan kebutuhan warga,” ujarnya kepada SURYA.co.id.

Menurut Alif, perbaikan jalan tidak boleh dilakukan secara parsial atau setengah-setengah.

Pemerintah daerah menginginkan setiap ruas yang diperbaiki benar-benar tuntas dan memiliki daya tahan jangka panjang.

“Kalau diperbaiki harus mantap. Tidak boleh tambal sulam yang akhirnya cepat rusak lagi,” tegasnya.

Sinergi Lintas Perangkat Daerah

Ia menjelaskan, prioritas 2026 diarahkan pada Jalan Poros Desa (JPD) dan jalan kabupaten yang memiliki dampak langsung terhadap konektivitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Sinergi lintas perangkat daerah, termasuk peran camat yang memahami kondisi wilayah, menjadi kunci agar intervensi tepat sasaran.

Pemkab Gresik menargetkan pada 2028 mayoritas ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap, sehingga mampu menunjang distribusi barang, mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Momen Safari Ramadan

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut turut dihadiri pimpinan OPD, MUI, tokoh masyarakat, kepala desa, dan lurah se-Kecamatan Kebomas.

Acara diisi ceramah agama oleh Ketua MWCNU Kebomas KH M Muchsin Munhamir (Gus Hamir) dengan tema penguatan aqidah dan ukhuwah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa oleh Ketua MUI Kabupaten Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib.

Melalui momentum Safari Ramadhan, Pemkab Gresik berharap program percepatan pembangunan infrastruktur jalan 2026 dapat dipahami dan didukung masyarakat, sehingga target jalan mantap 2028 benar-benar terwujud.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved