Talitha Shahiza, Caster Mobile Legends Asal Gresik yang Bersinar di PWI Gresik Cup 2026
Kehadiran Talitha sukses mencuri perhatian penonton lewat gaya membawakan pertandingan yang lugas dan enerjik.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Sosok caster lokal asal Gresik, Talitha Shahiza. Ia curi perhatian penonton saat Gelaran MLBB PWI Gresik Cup 2026, dengan gayanya yang lugas dan enerjik
- Kesempatan jadi caster datang secara tak terduga saat Talitha mengikuti audisi yang diselenggarakan Dunia Game.
- Sejak 2021 hingga 2025, ia terus mengasah kemampuan, mulai memahami teknis permainan hingga membangun persona di depan kamera.
- Target terbesarnya menembus panggung MPL sebagai caster profesional.
SURYA.co.id, GRESIK - Gelaran MLBB PWI Gresik Cup 2026 yang berlangsung di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, Sabtu (1/2/2026), tak hanya menyajikan persaingan sengit antar tim, tetapi juga menghadirkan sorotan tersendiri pada sosok caster lokal asal Gresik, Talitha Shahiza.
Kehadiran Talitha sukses mencuri perhatian penonton lewat gaya membawakan pertandingan yang lugas dan enerjik.
Baca juga: Jadi Ketua ESI Surabaya, Achmad Nurdjayanto Tatap Target Juara Umum e-Sport di Porprov Jatim 2027
Ia mampu menghidupkan suasana laga, menyampaikan analisis permainan, sekaligus membangun emosi penonton sepanjang pertandingan.
Tampil Jadi Pembawa Acara Sejak Kecil
Talitha Shahiza dikenal memiliki latar belakang public speaking sejak usia dini.
Sejak taman kanak-kanak, ia sudah terbiasa tampil sebagai pembawa acara cilik, peserta lomba pidato, hingga storytelling.
Pengalaman itu membentuk kepercayaan dirinya di atas panggung.
Ketertarikannya pada dunia Mobile Legends mulai tumbuh sejak duduk di bangku SMA.
Alumnus SMA 1 Gresik ini rutin mengikuti perkembangan pro scene dan menonton MPL (Mobile Legends: Bang Bang Professional League).
“Dari situ aku mikir, kok seru ya. Mereka ngomong, tapi bikin penonton ikut hidup,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Ikuti Audisi Caster Dunia Game
Kesempatan menjadi caster datang secara tak terduga saat Talitha mengikuti audisi caster yang diselenggarakan Dunia Game.
Meski hanya mempersiapkan diri selama dua hari, ia mampu melaju hingga babak final dan keluar sebagai runner up.
“Salah satu momen paling berkesan itu waktu harus nge-cast momen savage. Deg-degan, tapi di situ aku belajar improvisasi,” ujarnya.
Pahami Teknis Permainan Hingga Bangun Persona
Perjalanan Talitha di dunia caster tidak instan. Sejak 2021 hingga 2025, ia terus mengasah kemampuan, mulai dari memahami teknis permainan hingga membangun persona di depan kamera.
Salah satu pengalaman paling berkesan adalah saat mendapat kesempatan nge-cast di acara PT Petrokimia Gresik.
“Deg-degan sendiri, tapi senang banget. Dari situ aku makin yakin pengin jalanin ini,” kata Talitha.
Menurutnya, tantangan terbesar sebagai caster adalah jam terbang dan networking.
Ia menilai dunia esport memiliki lingkup yang relatif kecil sehingga profesionalisme dan relasi menjadi kunci.
“Bagi saya yang masih pemula, caster bukan cuma soal ngomong di panggung. Harus aktif bikin konten, bangun personal branding, dan follow up klien,” jelasnya.
Kembangkan Kemampuan Diri
Di luar dunia esport, Talitha merupakan mahasiswa Psikologi Universitas Airlangga (Unair).
Ia juga aktif mengikuti berbagai lomba dan terus mengembangkan kemampuan diri.
Target terbesarnya ke depan adalah menembus panggung MPL sebagai caster profesional. Ia pun memberikan pesan inspiratif bagi anak muda yang ingin terjun ke dunia esport.
“PD aja dulu. Jangan takut salah, jangan insecure. Kalau nunggu siap, kita nggak akan pernah mulai. Kalau menunggu siap, nggak akan pernah siap. Jadi mulailah sebelum benar-benar siap,” pungkasnya.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Stok Hewan Kurban Jatim Melimpah, Khofifah Bidik Ekspor ke Arab Saudi |
|
|---|
| Fakta Baru Kasus Penusukan Kakek 4 Cucu di Surabaya: Terungkap Sisi Gelap Pelaku |
|
|---|
| Detik-detik Penembak Jamuan Malam Trump Terobos Selusin Agen Pengamanan, Rekaman Terungkap |
|
|---|
| Golkar Jatim Targetkan Struktur Tuntas Juni 2026, Ali Mufthi: Fokus Milenial |
|
|---|
| Khofifah Teteskan Air Mata: Bangga Siswa SRMP Mojokerto Kuasai 5 Bahasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/penonton-lewat-gaya-membawakan-pertandingan-yang-lugas-dan-enerjik.jpg)