Rabu, 22 April 2026

Teror Lempar Batu Hantam Bus Trans Jatim Koridor IV di Gresik, Identitas Pelaku Terlacak

Bus Trans Jatim rute Gresik-Lamongan kembali jadi korban pelemparan batu di Jalur Deandles. Identitas pelaku kini sudah dikantongi.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Fatimatuz Zahro
PELEMPARAN BUS - Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, saat diwawancara SURYA.CO.ID di Kantor BPSDM Jatim Jalan Balongsari Tama, Tandes, Surabaya, Kamis (15/1/2026). Nyono menegaskan, bahwa Dishub Jatim menyikapi serius kejadian pelempatan Bus Trans Jatim, bahkan sudah berkoordinasi dengan pihak berwajib dan sudah mengantongi identitas pelaku. 
Ringkasan Berita:
  • Bus Trans Jatim Koridor IV dilempar batu oleh pengendara motor di Jalur Deandles Gresik, mengakibatkan kaca kanan armada JTM 404 retak.
  • Saat kejadian, bus sedang mengangkut 18 penumpang dalam kecepatan normal dan tidak melakukan pelanggaran lalu lintas.
  • Kadishub Jatim Nyono memastikan identitas pelaku serta nomor polisi kendaraan sudah terekam CCTV dan kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Aksi teror vandalisme kembali menghantui layanan transportasi publik Jawa Timur (Jatim). Bus Trans Jatim Koridor IV rute Gresik-Lamongan menjadi korban pelemparan batu oleh orang tak dikenal saat melintas di Jalan Raya Deandles, kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik pada Rabu (14/1/2026).

Insiden ini sangat disayangkan, karena terjadi di tengah upaya pemerintah meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat. 

Akibat kejadian tersebut, kaca bagian kanan bus pecah dan retak, mengancam keselamatan belasan penumpang di dalamnya.

Kronologi: Pelaku Sudah Menunggu di Pinggir Jalan

Berdasarkan rekaman CCTV, armada Trans Jatim dengan kode lambung JTM 404 tersebut tengah melaju normal dari arah Gresik menuju Terminal Paciran. 

Saat itu, bus mengangkut 18 penumpang dengan kecepatan stabil di angka 48 kilometer per jam.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, Nyono, menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh pramudi bus.

“Sebenarnya tidak ada pelanggaran dari pengemudi. Tidak menyalip, kecepatan juga tidak tinggi. Namun dari arah barat, pelaku yang mengendarai motor sudah terlihat memegang batu. Saat armada melintas, batu tersebut langsung dilemparkan,” ujar Nyono saat dikonfirmasi di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim, Kamis (15/1/2026).

Identitas Pelaku Telah Dikantongi

Dishub Jatim bergerak cepat menyikapi insiden ini. 

Nyono memastikan, bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi melalui data monitor dan CCTV yang terpasang di armada. 

Meskipun pelaku menggunakan penutup, identitas kendaraan yang digunakan telah teridentifikasi.

“Nomor seri kendaraan pelaku sudah teridentifikasi, dan sudah kami laporkan ke pihak kepolisian. Sekarang kasusnya sudah ditangani untuk pendalaman lebih lanjut,” tegas Nyono.

Bukan Kejadian Pertama

Insiden serupa ternyata bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, pada November 2025, aksi pelemparan juga sempat menyasar bus Trans Jatim

Meski ciri-ciri sepeda motor yang digunakan mirip, yakni berwarna hijau, Nyono memastikan pelaku kali ini berbeda berdasarkan verifikasi nomor seri kendaraan.

Dishub Jatim mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik. Layanan Trans Jatim hadir untuk kepentingan rakyat, sehingga tindakan pengrusakan seperti ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga membahayakan nyawa masyarakat pengguna jalan.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved