Solusi Pemerataan Dokter Spesialis, RSUD Dr. Soetomo Surabaya Siap Implementasi Hospital Based
RSUD Dr. Soetomo menegaskan kesiapan mengimplementasikan Program Pendidikan Dokter Spesialis berbasis rumah sakit
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- RSUD Dr. Soetomo siap implementasikan Program Pendidikan Dokter Spesialis berbasis rumah sakit (Hospital Based) sebagai solusi pemerataan dokter spesialis
- Direktur RSUD Dr. Soetomo Surabaya Prof Dr dr Cita Rosita Sigit Prakoeswa Sp DVE rumah sakit tak hanya berperan sebagai pusat layanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan penelitian medis terintegrasi
- Ke depan, RSUD Dr. Soetomo optimalkan pelaksanaan Hospital Based, khususnya Program Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Saraf.
SURYA.CO.ID, SURABAYA – RSUD Dr. Soetomo menegaskan kesiapan mengimplementasikan Program Pendidikan Dokter Spesialis berbasis rumah sakit atau Hospital Based sebagai solusi strategis untuk pemerataan dokter spesialis di Indonesia.
Direktur RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Prof. Dr. dr Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Sp.DVE., menyampaikan program Hospital Based sejalan dengan transformasi RSUD Dr. Soetomo sebagai World Class Academic Medical Center.
Menurutnya, rumah sakit tidak hanya berperan sebagai pusat layanan kesehatan rujukan tingkat lanjut, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan penelitian medis yang terintegrasi.
Baca juga: RSUD Dr Soetomo Surabaya Kirim Tim Medis untuk Penanganan Bencana di Aceh Tamiang
“RSUD Dr. Soetomo saat ini telah bertransformasi menjadi World Class Academic Medical Center Hospital, di mana pelayanan kesehatan, pendidikan kedokteran, dan penelitian medis berjalan secara terpadu,” ujar Prof. Cita dikonfirmasi Senin (12/1/2026).
Kebijakan Kementerian Kesehatan
Ia menjelaskan, implementasi Hospital Based merupakan kebijakan Kementerian Kesehatan yang relevan untuk menjawab tantangan ketimpangan distribusi dokter spesialis, terutama di daerah tertinggal, terluar, dan terpencil (3T).
Selama ini, salah satu kendala utama pemenuhan dokter spesialis adalah tingginya biaya pendidikan yang harus ditanggung calon peserta didik.
“Melalui sistem pendidikan profesi berbasis Hospital Based, calon dokter spesialis dapat menempuh pendidikan tanpa dibebani biaya pendidikan. Mereka berstatus sebagai tenaga kontrak di rumah sakit, memperoleh pengalaman klinis secara langsung, gaji bulanan, serta dukungan beasiswa dari LPDP,” jelasnya.
Jalankan Fungsi Pelayanan Hingga Penelitian
Sebagai Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU), RSUD Dr. Soetomo menjalankan fungsi pelayanan, pendidikan, dan penelitian secara terintegrasi.
Tidak hanya untuk pendidikan kedokteran dan kedokteran gigi, rumah sakit ini juga menyelenggarakan pendidikan berkelanjutan serta pendidikan kesehatan lainnya secara multiprofesi, sesuai dengan Permenkes Nomor 31 Tahun 2022.
Ke depan, RSUD Dr. Soetomo akan mengoptimalkan pelaksanaan Hospital Based, khususnya pada Program Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Saraf.
Hingga saat ini, RSUD Dr. Soetomo telah meluluskan lebih dari 170 dokter spesialis bedah saraf yang kini tersebar dan mengabdi di berbagai provinsi di Indonesia.
“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan program Hospital Based di RSUD Dr. Soetomo sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas sekaligus pemerataan layanan kesehatan nasional,” pungkas Prof. Cita.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Kisah Pak Win Saraf: ASN Jombang yang Terapi Stroke Bayar Seikhlasnya |
|
|---|
| BPBD Jombang Bersihkan Tumpahan Oli di Jalan KH Wahab Chasbullah |
|
|---|
| Polres Lamongan Ringkus Pria Paciran, Ketahuan Edarkan Sabu di Brondong |
|
|---|
| Jawa Timur Raih Penghargaan Terbaik I Penurunan Pengangguran Regional Jawa-Bali |
|
|---|
| Siasat Silmy Karim Kaburkan Uang Hasil Pemerasan WNA, Tiap Jumat Dapat Jatah Rp 100 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Hospital-Based-sebagai-solusi-strategis-untuk-pemerataan-dokter-spesialis-di-Indonesia.jpg)