Rabu, 29 April 2026

Angkat Budaya Indonesia, Petrokimia Gresik Libatkan UMKM Batik Berjualan di Pameran Internasional

Maka ia mengajak masyarakat di momen Hari Batik Nasional menunjukkan kecintaan dan dedikasi kepada bangsa Indonesia dengan berbatik.

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochammad sugiyono (sugiyono)
UMKM BATIK - Kegiatan UMKM batik binaan Petrokimia Gresik dalam suatu kegiatan, Kamis (3/10/2025). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - PT Petrokimia Gresik (PG) perusahaan anggota holding PT Pupuk Indonesia (PI) mendukung keberlangsungan usaha batik di Tanah Air. 

Bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasional, Petrokimia Gresik mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan agar mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob mengatakan, saat ini Petrokimia Gresik membina 8 UMKM batik dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“Batik bukan sekadar warisan budaya bangsa Indonesia, tetapi juga telah menjadi produk yang mampu menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Daconi Khotob dalam rilis Humas PG, Jumat (3/10/2025).

Ada pun 8 mitra binaan batik Petrokimia Gresik antara lain Batik Bangsawan, Zulpah Batik, Batik Zaenal Gedog, Batik Tulis Sari Warni, Mekar Sari, Hamdan Batik, Kidang Kencana Rizki dan Batik Sari Kenongo. 

"Mereka berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan Pulau Madura, Kabupaten Tuban, Madiun, Rembang, dan Kabupaten Sidoarjo," imbuhnya. 

Daconi Khotob menambahkan, kepada UMKM Batik binaan, Petrokimia Gresik memberi pendampingan komprehensif.

Mulai dari akses permodalan melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK), memberikan kesempatan mitra untuk mengenalkan produk masyarakat luas melalui pameran dan bazaar.

Kemudian memfasilitasi mitra untuk promosi dan menjual produknya melalui UMKM Corner dan pusat perbelanjaan, melakukan pendampingan untuk mendapatkan perizinan maupun sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Sejumlah mitra telah kami ikutsertakan dalam ajang internasional, Seperti Indonesian Investment Forum di Copenhagen, Denmark tahun 2024, KTT ASEAN di Labuan Bajo dan G20 di Bali. Selain memperkenalkan batik kepada dunia, kami juga ingin produk mitra binaan kami mampu menembus pasar global," katanya. 

Dan sejumlah produk batik dari mitra binaan kini semakin diminati pasar mancanegara.

Misalnya Batik Bangsawan yang sebelumnya hanya dipasarkan di Gresik dan sekitarnya, kini telah menembus pasar nasional bahkan internasional, termasuk Thailand dan New York. Hal itu berkat pemanfaatan platform digital.

"Melalui pendampingan dari Petrokimia Gresik, produksi Batik Bangsawan meningkat signifikan, jumlah karyawan bertambah, omzetnya naik dan tentunya sekarang lebih dikenal dibandingkan sebelum mendapatkan pembinaan, terangnya.

"Yang membanggakan, Batik Bangsawan bersama Batik Gedog Zaenal meraih penghargaan Platinum pada ajang Bina Mitra UMKM Award 2025,” imbuhnya. 

Dari banyaknya UMKM Batik binaan Petrokimia Gresik, Daconi berharap, masyarakat ikut mendukung UMKM batik di Indonesia karena dalam keindahan batik terpancar kecintaan terhadap tanah air. 

Maka ia mengajak masyarakat di momen Hari Batik Nasional untuk menunjukkan kecintaan dan dedikasi kepada bangsa Indonesia dengan berbatik.

"Dengan mengenakan batik, kita menghargai dan melestarikan warisan budaya nenek moyang. Selain itu juga memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui pelaku usaha batik yang saat ini ada di Indonesia," pungkasnya. *****

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved