Selasa, 5 Mei 2026

Warga Kenjeran Curhat ke DPRD Surabaya, Soal Saluran Air, Paving hingga SD Negeri

Warga di Kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, mengadu ke Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Muhammad Faridz Afif yang tengah menggelar reses

Tayang:
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Nuraini Faiq
ADUAN - Ketua Komisi B DPRD Surabaya dari Fraksi PKB Muhammad Faridz Afif saat mengungkapkan aduan warga di Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, Jawa Timur, saat dirinya menggelar reses, Jumat (12/9/2025). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Warga di Kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), mengaku cemas dengan proyek saluran air di kampungnya, Jumat (12/9/2025). 

Setelah berjalan, ternyata antar saluran tidak saling terhubung.

Mereka pun mengadukan kondisi lingkungan mereka ke Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Muhammad Faridz Afif yang tengah menggelar reses, turun menemui konstituen ke daerah pemilihannya di Kenjeran.

"Warga curhat gorong-gorong yang ada ternyata tidak terkoneksi dengan saluran utama. Selain itu, banyak kampung di Bulak Banteng yang belum ada saluran air," kata Afif.

Proyek box culvert skala kampung, juga belum merata di sejumlah kampung wilayah Kenjeran. Di Kapas Madya misalnya, tak ada saluran box culvert.

Dikatakan Afif yang juga anggota Fraksi PKB, warga pun masih mencemaskan genangan saat musim hujan. 

"Saat ini musim kemarau masih anteng. Kalau hujan warga Bulak dan Kapas Madya takut kampungnya banjir," ungkap Afif.

Selain soal saluran air, masih ada akses kampung di Surabaya Utara itu dengan paving yang sudah rusak.

Kondisi tersebut, imbuh Afif, harusnya mendapat perhatian dari dinas terkait.

Selain terkait fisik, sektor pendidikan di Kelurahan Bulak Banteng juga menjadi fokus perhatian Afif saat reses menemui warga. Di kelurahan ini, ternyata belum ada SD negeri.

Meski padat penduduk, namun jauh dari SD negeri. Warga memimpikan ada SD negeri di wilayahnya. 

Aset tanah kosong di dekat puskesmas dan SMP negeri bisa menjadi alternatif dibangunkan SD negeri.

Lebih dari itu, warga juga menghendaki dibangunnya jembatan penghubung antara Bulak Banteng dan wilayah Tambak Wedi. 

Diharapkan, jembatan ini bisa segera terealisasi agar membantu warga. 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved