Minggu, 10 Mei 2026

Persebaya Surabaya

Berita Persebaya Hari Ini, Borneo On Fire, Bruno Dan Rivera Malah Absen

Borneo FC datang ke Surabaya dengan motivasi tinggi untuk mempertahankan posisi puncak. 

Tayang:
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa/Persebaya
MENDAPAT PUJIAN - Sadida Nugraha (kiri), pemain muda Persebaya Surabaya melewati kawalan pemain Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung pada Jumat (28/11/2025). Ia mendapat pujian dari Uston Nawawi, pelatih karakter Persebaya. 

 

Ringkasan Berita:
  • Persebaya masih inkonsisten dalam beberapa pekan terakhir. Persebaya sering kehilangan poin di laga-laga penting.
  • Dukungan besar Bonek membuat lawan harus bekerja ekstra keras. Atmosfer GBT dikenal intens dan sulit ditaklukkan.
  • Dua pemain andalan Persebaya Surabaya Fransisco Riveirra dan Bruno Moreira juga tak bisa bermain karena akumulasi kartu

 

SURYA.co.id Surabaya - Borneo FC memasuki akhir tahun 2025 dengan agenda yang padat sekaligus menantang. Dua laga tandang menanti mereka pada Desember ini, dimulai dari menghadapi Persebaya Surabaya.

Setelah itu, mereka akan bertandang ke markas Malut United delapan hari kemudian.

Kedua laga ini bukan sekadar penutup kalender kompetisi, tetapi juga sangat menentukan posisi mereka di papan atas. 

Pesut Etam saat ini berada dalam kondisi yang cukup menjanjikan.

Performa stabil sejak awal musim membuat mereka menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar. 

Konsistensi menjadi kata kunci yang terus dijaga oleh tim asal Samarinda tersebut.

Baca juga: Usai Pep Munoz, Benjamin Mora Jadi Kandidat Baru Pelatih Persebaya Surabaya 

Persaingan di papan atas semakin ketat, sehingga setiap poin menjadi sangat berharga. 

Borneo FC datang ke Surabaya dengan motivasi tinggi untuk mempertahankan posisi puncak. Namun mereka sadar, laga di Gelora Bung Tomo tidak akan mudah.

Borneo FC akan bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (20/12/2025) pukul 19.00 WIB.

Laga ini merupakan bagian dari pekan ke-15 Super League 2025/2026.

Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu laga dengan tensi tinggi.

Performa kedua tim sedang berada di jalur yang berbeda. 

Baca juga: Harga Tiket Persebaya vs Borneo FC Resmi Dibuka! Pelajar Dapat Diskon Khusus

Borneo FC stabil, sementara Persebaya masih inkonsisten dalam beberapa pekan terakhir. Persebaya sering kehilangan poin di laga-laga penting.

Namun bermain di GBT selalu menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim tamu. Dukungan besar Bonek membuat lawan harus bekerja ekstra keras. Atmosfer GBT dikenal intens dan sulit ditaklukkan.

Bagi Borneo FC, laga ini bukan hanya soal menjaga tren positif. Ini juga soal mental bertanding di laga besar.

Pelatih dan pemain memahami bahwa duel melawan Persebaya adalah ujian penting. Setelah laga ini, mereka masih harus bertandang jauh ke Maluku Utara.

Laga melawan Persebaya juga memiliki nilai strategis. Jika mampu mencuri poin penuh, Borneo FC bisa memperlebar jarak dengan para pesaing.

Baca juga: Manuver Persebaya Jadi Sorotan, Nama Victor Luiz Dikabarkan Masuk Daftar Amunisi Baru

Mereka juga bisa mempertegas status sebagai tim paling stabil di paruh pertama musim. kondisi persebaya dan komentar Uston nawawi 

Di sisi lain, Persebaya datang dengan kondisi yang belum ideal.

Inkonsistensi performa membuat mereka sering kehilangan momentum.

Namun Persebaya tetap menjadi tim yang sulit dikalahkan di kandang.

Selain itu, dua pemain andalan Persebaya Surabaya Fransisco Riveirra dan Bruno Moreira juga tak bisa bermain karena akumulasi kartu

Uston Nawawi, pelatih sementara Persebaya, terus berusaha menjaga fokus tim.

Persebaya Surabaya harus menerima kenyataan pahit jelang laga besar melawan Borneo FC. Green Force dipastikan tampil pincang alias dengan skuat tak komplet.

Dua pemain kunci mereka, Bruno Moreira dan Francisco Rivera, tidak bisa dimainkan.

Absennya kedua pemain ini membuat persiapan Persebaya sedikit terganggu.

Bruno Moreira harus menepi akibat akumulasi kartu kuning. Sang kapten sudah mengoleksi empat kartu kuning musim ini.

Dari 13 laga, Bruno mencatatkan 5 gol dan 5 assist. Kontribusinya sangat vital dalam serangan Persebaya. Kehilangan Bruno jelas menjadi pukulan besar bagi tim.

Selain Bruno, Persebaya juga tidak bisa memainkan Francisco Rivera. Rivera masih menjalani sanksi kartu merah yang ia terima di laga sebelumnya.

Rivera mencatat 3 gol dan 3 assist dari 10 pertandingan. Perannya sebagai pengatur serangan sangat dibutuhkan. Tanpa dua motor serangan ini, Persebaya harus memutar otak. Uston Nawawi harus mencari alternatif di lini tengah dan depan.

Tantangan Berat dan Kondisi Tim Persebaya

Laga melawan Borneo FC bukan pertandingan biasa. Borneo FC datang sebagai tim kuat dengan motivasi tinggi.

Persebaya harus tampil solid meski skuad tidak lengkap. Uston Nawawi menyadari tantangan ini.

Namun ia tetap berusaha menjaga fokus dan mental pemain. Dalam wawancara usai laga imbang melawan PSM Makassar di Parepare, Sabtu (6/12/2025), Uston menegaskan pentingnya kerja keras tim.

“Bersyukur kami mendapatkan satu poin di Makassar,” ucapnya.

“Memang dari awal kami bertekad mendapatkan tiga poin, tapi satu poin ini sangat berharga bagi kami,” tambahnya.

 “Ini berkat kerja keras semuanya. Tentunya tidak henti-hentinya dukungan dari Bonek dan Bonita dimanapun berada,” pungkasnya.

Persebaya memang sedang dalam masa transisi. Kursi pelatih kepala masih kosong, dan Uston memimpin sebagai caretaker.

Meski begitu, ia tetap menjaga ritme latihan dan evaluasi tim. Absennya dua pemain kunci membuat evaluasi semakin penting.

Uston harus menyiapkan strategi baru untuk mengisi kekosongan. Jika berhasil menang, Persebaya menunjukkan karakter kuat meski dalam keterbatasan.

Namun jika gagal, evaluasi besar-besaran akan kembali dilakukan. Bonek hanya ingin satu hal, Persebaya berjuang habis-habisan.

 

 

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved