Sabtu, 18 April 2026

Championship Liga Indonesia

Resmi, Imran Nahumarury Jadi Pelatih Kepala Persela Lamongan

Manajemen Persela berharap kehadiran Imran membawa stabilitas dan arah permainan yang lebih baik, serta meningkatkan daya saing tim

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Wiwit Purwanto
habibur rohman/surya.co.id
PELATIH PERSELA - Pelatih Malut United, Imran Nahumarury. (kanan) kini resmi menjadi pelatih kepala Persela Lamongan 
Ringkasan Berita:
  • Penunjukan Imran Nahumarury sebagai pelatih baru, diumumkan melalui akun resmi media sosial klub.
  • Imran Nahumarury, adalah mantan gelandang Timnas Indonesia era 2000-an.
  • Terakhir, Imran sebagai pelatih Malut United selama dua musim, 2023-20025

SURYA.co.id Lamongan - Persela Lamongan resmi memilih Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala untuk mengarungi kompetisi Championship League 2025/2026.

Penunjukan Imran sebagai pelatih baru, diumumkan melalui akun resmi media sosial klub, setelah sekitar satu bulan Persela ditangani pelatih karteker Ragil Sudirman, pasca berpisah dengan Aji Santoso 8 Oktober lalu.

Manajemen Persela berharap kehadiran Imran membawa stabilitas dan arah permainan yang lebih baik, serta meningkatkan daya saing tim untuk meraih tiket promosi ke Super League.

"Persela Lamongan dengan bangga memperkenalkan pelatih kepala baru untuk menghadapi Championship League 2025/2026. Saatnya menatap masa depan dengan semangat, strategi dan kejayaan," tulis klub dalam pernyataan resmi.

Imran Nahumarury, adalah mantan gelandang Timnas Indonesia era 2000-an. Dia mengawali karier kepelatihannya lewat pembinaan usia muda dan staf teknis di sejumlah klub.

Baca juga: Penuhi Janji Ragil Di Akhir Putaran 2, Dua Gol Atas Persipal Bawa Persela Lamongan Ke Lima Besar

Namanya mulai menonjol dalam dunia kepalatihan ketika menangani PSIS Semarang. Memulai sebagai asisten pelatih sebelum naik menjadi pelatih kepala. 

Membawa PSIS tampil kompetitif di Liga 1 dan sempat berada di papan atas pada awal musim 2021/2022.

Meski capaiannya cukup baik, tapi kerirnya di PSIS tak berlanjut. Imran kemudian sempat menangani PSIM Yogyakarta pada musim 2022, hanya sekitar 5 bulan.

Terakhir, Imran sebagai pelatih Malut United selama dua musim, 2023-20025. Prestasinya juga terbilang cukup baik. 

Imran mengantarkan Malut promosi ke kasta tertinggi, dan pada musim berikutnya sukses menjadi kekuatan baru di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Baca juga: Hadapi Deltras FC Pada 11 November, Persela Lamongan Kemungkinan Sudah Dipimpin Pelatih Baru

Di tangan Malut sukses menduduki peringkat ketiga diakhri musim lalu. Namun, kerja sama antara Imran dan Malut tak berlanjut, karena adanya prsoalan internal.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved