Senin, 8 Juni 2026

Timnas Indonesia

Keputusan Louis van Gaal Terungkap, Timnas Indonesia Otomatis Tercoret

Rumor masuknya Louis van Gaal sebagai pelatih Timnas Indonesia mencuat setelah PSSI memecat Patrick Kluivert beberapa waktu lalu.

Tayang:
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto

SURYA.co.id - Pelatih legendaris asal Belanda, Louis van Gaal, akhirnya memberikan pengumuman pada Senin (20/10/2025) sore.

Pengumuman yang dilakukan Louis van Gaal ini sekaligus memberikan jawaban pasti terkait rumor akan menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Rumor masuknya Louis van Gaal sebagai pelatih Timnas Indonesia mencuat setelah PSSI memecat Patrick Kluivert beberapa waktu lalu.

Kondisi kursi kepelatihan Timnas Indonesia yang kosong membuat beberapa nama pelatih asal Belanda mencuat.

Salah satunya adalah Louis van Gaal yang dikabarkan bakal turun gunung.

Namun lewat pengumuman yang ia lakukan kali ini, van Gaal masih belum turun gunung secara penuh.


Isi Pengumuman

Van Gaal rupanya mendapatkan kehormatan untuk mengumumkan 'skuad' yang akan tampil dalam sebuah acara amal.

Acara amal tersebut digelar oleh NPO 3FM, sebuah stasiun radio umum di Belanda.

Acara tersebut bertajuk 3FM Serious Request 2025 yang bertujuan untuk membantu anak-anak penderita penyakit otot (spierziekte) di Belanda.

Pada unggahannya di akun Instagram mereka, pihak NPO 3FM mengemas pengumuman ini dengan nuansa sepak bola.

Diksi atau pemilihan beberapa kata yang digunakan ada sangkut pautnya dengan istilah yang biasa digunakan di sepak bola.

Nantinya, para peserta yang terlibat akan masuk ke sebuah Rumah Kaca (Glazen Huis) di kota Hertogenbosch pada 18-24 Desember.

"Dalam sebuah konferensi pers khusus, mantan pelatih tim nasional dan duta Spieren voor Spieren (sebuah yayasan untuk para penderita penyakit otot), Louis van Gaal, mengumumkan para 'pemain bintang' dalam acara 3FM Serious Request 2025," tulis pihak NPO 3FM dalam unggahannya.

"Inilah 'skuad' yang pada 18-24 Desember akan masuk ke Glazen Huis di kota Hertogenbosch untuk beraksi bersama demi mendukung 20 ribu anak di Belanda yang menderita penyakit otot," sambungnya.

Louis van Gaal bukan pelatih sembarangan. Lahir di Amsterdam pada 8 Agustus 1951, ia dikenal dengan filosofi permainan terstruktur yang menekankan kolektivitas dan disiplin tinggi. 

Dalam karier panjangnya, Van Gaal telah mengoleksi 20 trofi bergengsi, termasuk membawa Ajax Amsterdam menjuarai Liga Champions 1995.

Tak hanya itu, ia juga pernah sukses menukangi Bayern Munchen, Barcelona hingga Manchester United.

Van Gaal pun pernah membawa Barcelona juara Liga Spanyol dua kali (1998/1999 dan 1997/1998).

Adapun di Bayern, ia pernah mengalungkan gelar Liga Jerman dan DFB Pokal musim 2009/2010.

Sementara di MU, ia hanya pernah membawa Setan Merah juara Piala FA 2015/2016.

Dari tangannya lahir pemain besar seperti Patrick Kluivert, Edgar Davids, Clarence Seedorf, hingga Xavi Hernandez .

Sebelum menjadi pelatih, Van Gaal lebih dulu berkarier sebagai pemain. 

Usai pensiun, ia memulai perjalanan kepelatihan dari bawah sebagai asisten pelatih AZ Alkmaar pada 1986.

Kesempatan besar datang pada 1991 ketika ia dipercaya menangani Ajax. 

Kesuksesan itu membuka jalan ke klub-klub besar seperti Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester United.

Di level internasional, Van Gaal tiga kali melatih timnas Belanda, dengan pencapaian terbaik membawa Oranje finis ketiga di Piala Dunia 2014.

Menurut data Transfermarkt, Van Gaal telah memimpin lebih dari 928 pertandingan resmi, menjadikannya salah satu pelatih paling berpengalaman di sepak bola modern. 

Dari 928 sebagai pelatih, ia memperoleh 563 menang, 182 imbang dan 183 kalah. Rapor tersebut tentu sangat menarik.

Kini, di usia 74 tahun, ia masih aktif sebagai Konsultan Akademi Ajax, fokus membina generasi muda Belanda agar siap bersaing di level internasional.

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved