Minggu, 12 April 2026

Valentino Ferdinand Latih Great Grace Surabaya di PFL 2 2026

Valentino Ferdinand pimpin Great Grace Surabaya di PFL 2, bawa misi angkat pemain Jatim.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa/abey IT
PULANG KAMPUNG - Valentino Ferdinand saat resmi ditunjuk menjadi pelatih Great Grace Futsal Surabaya untuk mengarungi gelaran perdana Pro Futsal League (PFL) 2 2026 yang akan bergulir April-Juni mendatang.Foto: Great Grace Futsal Surabaya 
Ringkasan Berita:
  • Valentino Ferdinand jadi pelatih Great Grace Surabaya di PFL 2 2026.
  • Tinggalkan Moncong Bulo, Tino pilih pulang kampung ke Surabaya.
  • Mayoritas skuad diisi pemain muda Surabaya dan Jawa Timur

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Valentino Ferdinand sudah diperkenalkan sebagai nahkoda Great Grace Futsal Surabaya untuk mengarungi gelaran perdana Pro Futsal League (PFL) 2 2026 yang akan bergulir April-Juni mendatang.

Banyak pertimbangan baginya untuk akhirnya "pulang kampung" meninggalkan posisi analis di Moncong Bulo, tim yang mentas di PFL 1.

"Memang salah satu keputusan berat, karena saya di Moncong Bulo sangat nyaman dan enjoy," kata Valentino Ferdinand pada surya.co.id, Selasa (17/3/2026).

Namun, begitu dapat panggilan dari Great Grace Futsal Surabaya (GGFS) tak ada kalimat "tidak" dalam benaknya.

Sebelum gabung Moncong Bulo dan berkarier sebagai pelatih futsal Kota Surabaya di Porprov Jatim, pelatih akrab disapa Tino itu memang menjadi bagian akademi Grace Futsal Surabaya.

Baca juga: Dua Tim Futsal Asal Surabaya Ramaikan Gelaran Perdana Pro Futsal League 2

Angkat Prestasi Atlet Futsal Surabaya

Namun, kali ini coach Tino tidak hanya ingin kembali ke rumah yang telah membesarkannya. Tapi juga dalam misi mengangkat atlet Surabaya-Jatim untuk naik kelas.

Tujuan itu pula yang memantapkan langkahnya untuk mengisi kuota 18 pemain dengan mayoritas pemain asal Jatim.

"Hampir 50 persen lebih pemain dari akademi GGFS. Sisanya luar akademi, tapi semua masih pemain-pemain muda asal Surabaya dan sekitaran Jawa Timur," tegasnya.

Coach Tino tidak sedikitpun ragu dengan potensi skuad asuhannya meski mayoritas diisi pemain muda debutan di liga profesional.

Siap bersaing dengan tujuh kontestan lain di PFL 2. Yaitu Hampton FC Surabaya. Elano FC Tuban. Giga FC Lampung. Maestro Solo. Proton FC tim asal Kuningan, Jabar. Futsal Mbak Adjeng asal Lubuk Linggau. Dan Kuda Laut Nusantara Elite.

Baca juga: Tribun PAAF 2026: Kompetisi Futsal Pelajar 20 Kota Jaring 720 Tim

"Kami percaya potensi pemain binaan kami juga bisa berkembang untuk ke depannya," pungkas coach Tino.

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved