Minggu, 10 Mei 2026

Ramadan 2026

Tradisi Padusan di Gresik Jelang Ramadan: Peziarah Padati Pemakaman Tlogopojok

Warga Gresik padati Pemakaman Tlogopojok sambut Ramadan 2026. Ekonomi lokal naik berkat jasa bersih makam & UMKM di Jalan Gubernur Suryo.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Willy Abraham
TRADISI PADUSAN - Para warga berdoa di pemakaman Tlogopojok, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Senin (16/2/2026). Tradisi padusan tersebut, rutin dilakukan warga Gresik menjelang bulan suci Ramadan. 
Ringkasan Berita:
  • Warga Gresik, Jawa Timur (Jatim), melakukan tradisi padusan atau ziarah ke Pemakaman Tlogopojok pada Senin (16/2/2026) sore untuk menyambut Ramadan.
  • Kegiatan ini menghidupkan ekonomi lokal, termasuk UMKM kuliner dan jasa pembersih makam dadakan oleh warga sekitar.
  • Puncak arus peziarah diprediksi terjadi pada Selasa (17/2/2026) karena bertepatan dengan hari libur nasional.

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Tradisi padusan menjelang bulan suci Ramadan terus dilestarikan oleh masyarakat di Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), salah satunya terlihat di pemakaman Tlogopojok, Senin (16/2/2026) sore.

Warga berbondong-bondong mendatangi area pemakaman, untuk mendoakan keluarga serta sanak famili yang telah menghadap Sang Pencipta.

Berdasarkan pantauan SURYA.co.id di lapangan, kendaraan peziarah tampak berjejer terparkir di pinggir Jalan Raya Gubernur Suryo.

Berkah Ekonomi bagi UMKM dan Jasa Bersih Makam

Tradisi tahunan ini membawa dampak positif bagi para pelaku UMKM. Para pedagang mulai menjajakan dagangannya mulai dari pintu masuk hingga area dekat makam.

Berikut adalah beberapa rincian keramaian di lokasi:

  • Pedagang menjual berbagai makanan ringan dan minuman di sekitar area makam.
  • Munculnya jasa tukang bersih makam dadakan yang digeluti warga dan anak-anak sekitar.
  • Peziarah datang membawa perlengkapan seperti alas duduk untuk membaca ayat suci Alquran.

Salah satu peziarah, Usman (42), warga Gresik Kota Baru (GKB), datang bersama keluarganya untuk memberikan doa terbaik bagi mendiang mertuanya.

"Tradisi menjelang Ramadan, setiap tahun pasti datang kesini mendoakan di makam mertua," kata Usman sambil menggendong anaknya.

Hal senada diungkapkan oleh Lauren (32), warga Randuagung. Ia datang bersama suaminya untuk menjalankan tradisi padusan sebelum memasuki bulan puasa.

"Tradisi setahun sekali, berdoa di makam, sebelum puasa, nanti sebelum lebaran juga," ungkap Lauren.

Prediksi Puncak Kedatangan Peziarah

Animo warga yang datang ke Pemakaman Tlogopojok diprediksi akan semakin meningkat pada Selasa (17/2/2026) besok. Hal ini dipicu oleh adanya tanggal merah hari besar keagamaan.

Dengan adanya hari libur tersebut, jumlah peziarah yang datang ke makam diperkirakan bakal jauh lebih banyak dibandingkan hari sebelumnya.

Masyarakat memanfaatkan waktu luang untuk berziarah sebelum fokus menjalankan ibadah puasa.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved