Senin, 25 Mei 2026

Berita Viral

Sosok Ben-Gvir Menteri Israel yang Perlakukan Aktivis Global Sumud Tak Manusiawi, Banjir Kecaman

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir yang memperlakukan relawan kemanusiaan dari Global Sumud Flotilla (GSF)  secara tidak manusiawi. 

Tayang:
Editor: Musahadah
istimewa/media sosial
TAK MANUSIAWI - Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir memperlakukan relawan kemanusiaan dari Global Sumud Flotilla (GSF)  secara tidak manusiawi.  

Ringkasan Berita:
  • Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir memperlakukan relawan kemanusiaan dari Global Sumud Flotilla (GSF)  secara tidak manusiawi. 
  • Ben-Gvir berjalan sambil tersenyum dan mengejek para tahanan saat seorang aktivis dianiaya petugas keamanan. 
  • Aksi Ben dikecam sejumlah negara seperti Irlandia, Amerika Serikat hingga Prancis. 

 

SURYA.CO.ID - Ini lah sosok Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir yang memperlakukan relawan kemanusiaan dari Global Sumud Flotilla (GSF)  secara tidak manusiawi. 

Para relawan kemanusiaan itu diperlakukan tidak manusiawi saat ditangkap ketika mencoba menembus blokade menuju Jalur Gaza, Palestina.

Dalam video yang menyebar viral di media sosial, para relawan terlihat diborgol dengan tangan di belakang punggung, dipaksa berlutut, dan menundukkan kepala di lantai di bawah pengawasan aparat bersenjata Israel.

Salah satu momen paling menyita perhatian terjadi ketika seorang relawan asal Irlandia bernama Caitriona Graham meneriakkan slogan “Free Palestine” di depan Ben-Gvir.

Tak lama setelah itu, kepala Graham terlihat ditekan ke lantai oleh aparat keamanan, sementara Ben-Gvir berjalan sambil tersenyum dan mengejek para tahanan.

Baca juga: Sosok Andi Angga Prasadewa Relawan Kemanusiaan Diculik Israel, Ayah: Jangan Takut, Allah Bersamamu

Ben juga meledek aktivis di akun media sosialnya dengan mengungkapkan “Selamat Datang ke Israel”.

Aksi tersebut langsung memicu kecaman dari berbagai organisasi hak asasi manusia dan pejabat internasional.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu melalui pernyataan resminya di media sosial X pada Rabu (20/5/2026), secara terbuka mengkritik tindakan Ben-Gvir, yang dinilai memperlakukan para aktivis secara tidak manusiawi.

Netanyahu menyatakan, cara penanganan para relawan armada kemanusiaan itu “tidak sejalan dengan nilai-nilai dan norma Israel.”

Tak hanya Netanyahu, mengutip dari Metro.Co.UK, Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa'ar, secara terbuka turut menegur Ben-Gvir dan menyebut aksinya mempermalukan Israel di mata dunia.

Dalam kritik tajamnya di X, Sa’ar menulis bahwa Ben-Gvir “bukan wajah Israel” dan menuduhnya sengaja menciptakan kerugian diplomatik bagi negara.

Dikecam Banyak Negara

DICULIK -  Empat jurnalis Indonesia diculik angkatan laut Israel (IOF) di perairan Siprus, Senin (18/5/2026) saat menjalani misi kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla.
DICULIK - Empat jurnalis Indonesia diculik angkatan laut Israel (IOF) di perairan Siprus, Senin (18/5/2026) saat menjalani misi kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla. (istimewa/Instagram @globalpeaceconvoy)

Aksi Ben-Gvir mendapat kecaman luas dari sejumlah negara.  

Menteri Luar Negeri Irlandia, Helen McEntee, mengecam keras perlakuan Israel terhadap warga negaranya.

Dalam unggahannya di platform X, McEntee menyebut tindakan pemerintah Israel dan Ben-Gvir sebagai perilaku “mengerikan dan tidak dapat diterima.”

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved