Rabu, 22 April 2026

Api Muncul di Ruang Tunggu Penumpang KMP Portlink VII, Begini Kronologinya

Tterjadi saat kapal sedang dalam proses pemuatan di Dermaga MB IV Pelabuhan Ketapang.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Aflahul Abidin
KAPAL - KMP Portlink VII yang sempat terbakar pada salah satu ruang, Rabu (11/3/2026) malam. Tak ada korban dalam insiden itu. 
Ringkasan Berita:
  • KMP Portlink VII terbakar di ruang tunggu penumpang saat muat di Pelabuhan Ketapang.
  • Kru kapal dan petugas darat memadamkan api menggunakan APAR dan hydrant.
  • Sepuluh kendaraan logistik dievakuasi, kebakaran dipastikan tanpa korban jiwa.

 

SURYA.co.id ,Banyuwangi - KMP Portlink VII milik ASDP Indonesia Ferry terbakar pada bagian dek kanan sisi belakang, Rabu (11/3/2026) malam. 

Lokasi area yang terbakar berada di ruang tunggu penumpang.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan, kebakaran di salah satu ruang di KMP Portlink VII terjadi saat kapal sedang dalam proses pemuatan di Dermaga MB IV Pelabuhan Ketapang.

"Sekitar pukul 20.08 WIB, petugas darat melihat adanya percikan api di deck kanan bagian belakang kapal, tepatnya di ruang tunggu penumpang," terangnya.

Setelahnya, awak kapal segera melakukan penanganan awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). 

Baca juga: Detik-detik KMP Portlink VII Terbakar Saat Proses Muat di Pelabuhan Ketapang

Pemadaman kemudian yang diperkuat oleh tim tanggap darurat dari darat menggunakan hydrant air tawar.

Evakuasi Penumpang

Dalam proses penanganan tersebut, petugas juga mengevakuasi penumpang serta kendaraan yang telah berada di atas kapal.

Sebanyak 10 kendaraan logistik yang sudah dalam proses pemuatan turut dikeluarkan dari kapal sebagai langkah pengamanan.

"Berkat respons cepat kru kapal dan petugas darat, api berhasil dipadamkan, dan pada pukul 20.35 WIB dilaporkan telah sepenuhnya padam. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa," ujarnya.

Baca juga: Penampakan Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya yang Berhasil Diangkat dari Dasar Selat Bali

Ia menyebut, penanganan dampak kebakaran masih dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari unsur pelabuhan, Basarnas, dan kepolisian.

"Kapal juga telah dipindahkan menuju Dermaga Bulusan untuk penanganan lebih lanjut," tutur dia.

"ASDP memastikan keselamatan dan keamanan pengguna jasa sebagai prioritas utama, serta terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam penanganan insiden ini," pungkasnya. 

 

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved