Rabu, 8 April 2026

Bisa COD Dan ‘Dine In’, Apes 3 Pria Menunggu Pembeli Sabu Yang Datang Malah Polisi

Mereka bisa menyediakan tempat bagi pembeli yang ingin ‘dine in’ atau langsung konsumsi di tempat

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Tony Hermawan
BARANG BUKTI- Puluhan klip sabu yang disembunyikan di dalam helm merah milik para tersangka gagal beredar. Sabu siap edar dalam 37 klip plastik itu menjadi barang bukti 
Ringkasan Berita:
  • Mereka diciduk lantaran Polisi menemukan sabu tersebut terselip di sela-sela helm warna merah yang mereka bawa
  • Riwayat chat WhatsApp di dua handphone yang mereka bawa, terungkap bahwa sebenarnya mereka akan janjian dengan pembeli. 
  • Mereka berani bertemu langsung COD (cash on delivery)  dengan pembelinya.
  • Mereka bisa menyediakan tempat bagi pembeli yang ingin ‘dine in’ atau langsung konsumsi di tempat

 

SURYA.co.id SURABAYA – Tiga orang pria ketiban apes, ia harus berurusan dengan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Ketiganya kedapatan membawa beberapa sabu, narkoba golongan satu siap edar, dengan total sekitar 11,09 gram.

Ketiga pria itu adalah, AF (42), RP (31), dan OW (26) ketiganya diciduk saat cangkrukan di depan Gang Sawah Pulo. 

Bukan tanpa alasan, mereka diciduk lantaran Polisi menemukan sabu tersebut terselip di sela-sela helm warna merah yang mereka bawa. 

Sabu belasan gram itu dikemas dalam 37 klip. Selain itu ada uang tunai sekitar Rp 3 juta dari hasil penjualan sabu. Alhasil, ketiganya langsung dibekuk dan digelandang ke kantor polisi.

Rekam Jejak Peredaran Sabu di WhatApp

Dari rekam jejak riwayat chat WhatsApp di dua handphone yang mereka bawa, terungkap bahwa sebenarnya mereka akan janjian dengan pembeli. 

Baca juga: Hendak Transaksi, Pengedar Sabu-Sabu Ditangkap Anggota Satresnarkoba Polres Lamongan

Secara pola peredaran, mereka tergolong pengedar yang cukup nekat. Kebanyakan transaksi sabu dilakukan secara ranjau, yakni barang diletakkan di titik tertentu setelah uang dikirim. 

Namun, mereka juga berani bertemu langsung COD (cash on delivery)  dengan pembelinya.

“Polanya terorganisir. Transaksi juga dilakukan langsung. Bahkan mereka bisa menyediakan tempat bagi pembeli yang ingin ‘dine in’ atau langsung konsumsi di tempat,” ujar Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Teman berinisial M.A diketahui sebagai penyuplai sabu untuk mereka. Polisi masih mengejar orang tersebut berbekal keterangan ketiganya. Polisi juga mendalami apakah mereka terlibat jaringan narkoba dalam lapas. Sebab, banyak kasus peredaran sabu yang dikendalikan dari balik jeruji besi.

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved