Rabu, 22 April 2026

Perkuat Kader NU, PCNU Gresik Gelar Apel Kader di Situs Giri Kedaton 

Para pengurus PCNU Kabupaten Gresik dan badan otonom NU berkumpul untuk refleksi dan merayakan 100 tahun NU. 

Penulis: Sugiyono | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Sugiyono
APEL KADER - Kegiatan apel Kader Penggerak PCNU Kabupaten Gresik di Giri Kedaton, Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kebomas, Minggu (1/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • PCNU Gresik menggelar apel Kader Penggerak di Bukit Giri Kedaton, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kebomas.
  • Apel Kader Penggerak diikuti sebanyak 313 Kader PCNU Gresik
  • Mencontoh pergerakan Sunan Giri dalam berjuang menyiarkan ajaran Islam secara mandiri. 

 

SURYA.co.id GRESIK - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Gresik menggelar apel Kader Penggerak di Bukit Giri Kedaton, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kebomas. Hal tersebut untuk mencontoh pergerakan Sunan Giri dalam berjuang menyiarkan ajaran Islam secara mandiri. 

Kegiatan Apel Kader Penggerak diikuti sebanyak 313 Kader PCNU Gresik, mereka berkumpul dalam keheningan malam untuk memperingati 100 tahun NU. 

Para pengurus PCNU Kabupaten Gresik dan badan otonom NU berkumpul untuk refleksi dan merayakan 100 tahun NU. 

Refleksi 100 Tahun PCNU

Ketua PCNU Kabupaten Gresik, Kiai H. Mulyadi mengajak kader penggerak PCNU Kabupaten Gresik dan pengurus NU untuk terus bergerak mencontoh perjuangan Sunan Giri yang dikenal di seluruh Nusantara. 

"Sunan Giri hanya dikenal di Pulau Jawa, tapi juga dikenal di berbagai Pulau di Nusantara sampai di Thailand dan Malaysia. Sehingga, kader penggerak PCNU Kabupaten Gresik harus terus memberi contoh yang baik di masyarakat," kata Kiai Mulyadi, Minggu (1/2/2026). 

Baca juga: Satu Abad NU: PCNU Bangil Pasuruan Gelar Tasyakuran 100 Tumpeng dan Istighotsah

Selain itu, Kiai Mulyadi juga mengajak umat NU untuk terus bergotong royong dalam mengembangkan organisasi. Hal itu dilakukan dengan terus menyisihkan uang shodaqoh untuk keberlangsungan organisasi NU. 

"Kita contoh para kiai - kiai terdahulu, yang setiap tahun Muktamar untuk kemajuan NU, mereka menggunakan kekayaannya sendiri untuk mengembangkan NU. Maka, dengan perkembangan jaman, terus galakkan shodaqoh jariyah dari kader-kader sendiri untuk menciptakan kemandirian organisasi dan umat," imbuhnya. 

Sementara untuk meningkatkan kerukunan, Kiai Mulyadi mengatakan seluruh kader NU dan umat NU tetap menjaga kerukunan umat, sehingga bisa terus mengembangkan organisasi sesuai perjuangan para pendiri NU dan perjuangan Sunan Giri melalui Giri Kedaton. 

"Semoga, apel Kader Penggerak ini bisa mengembangkan organisasi sesuai harapan pendiri NU dan pergerakan Sunan Giri," katanya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved