Berita Viral

Sosok Pengemudi Rantis Brimob yang Resmi Tersangka Kasus Kematian Driver Ojol Affan Kurniawan

Inilah sosok pengemudi kendaraan taktis (rantis) Brimob yang tabrak driver ojol Affan Kurniawan di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025)

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Kolase Instagram/Kompas.com Irfan Kamil
PENGEMUDI (kanan) Konferensi pers Divisi Propam Polri terkait pemeriksaan 7 anggota Brimob yang menjadi terduga pelanggar pelindas ojek online di kantor Divpropam Polri, Jumat (29/8/2025) (kiri) 7 Anggota Brimob diperiksa di ruang Biro Paminal Divpropam Polri, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2025). 

SURYA.CO.ID - Sosok pengemudi kendaraan taktis (rantis) Brimob yang menabrak hingga melindas driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025), akhirnya terungkap.

Hal tersebut diungkap oleh Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol Abdul Karim.

Dalam konferensi pers, Jumat (29/8/2025), pria yang menjabat sebagai Kadiv Propam Polri sejak 26 Juni 2024 ini menjelaskan, bahwa pihaknya sudah menetapkan 7 anggota Brimob sebagai terduga pelanggar. 

“Tapi yang jelas fakta yang ditemukan bahwa peristiwa itu terjadi dan tujuh orang ini sudah ditetapkan menjadi terduga pelanggar."

"Jadi terduga pelanggar itu sama saja sudah ditentukan sebagai tersangka kalau di peradilan umum ya, tapi kalau di kode etik itu terduga pelanggar,” ujarnya.

Satu di antaranya Bripka R, yang merupakan pengemudi rantis Brimob itu.

"Hasil identifikasi yang kami dapatkan, yaitu ditemukan dua orang yang duduk di depan, termasuk pengemudi. Dan, lima orang lain dalam posisi duduk di belakang."

"Sedangkan yang duduk di sebelahnya adalah Kompol C. Sedangkan, yang duduk di belakang yaitu Aipda M, Briptu D, Baraka J, Baraka Y," katanya, dikutip SURYA.CO.ID dari tayangan Kompas TV.

Untuk saat ini, ketujuh tersangka menjalani masa penahanan di penempatan khusus (patsus) selama 20 hari terhitung mulai 29 Agustus 2025 ini.

Baca juga: Tuntut Keadilan Atas Kematian Affan di Jakarta, Ratusan Driver Ojol Kepung Polres Jombang

SHALAT GAIB  – Jajaran Polres Gresik dan para driver ojol bertemu setelah melaksanakan shalat ghaib bersama untuk mendoakan Affan Kurniawan yang tewas ditabrak rantis brimob di tengah demo di Jakarta lalu. Shalat gaib dilaksanakan di Masjid Al-Aziz Polres Gresik, Jumat (29/8/2025) siang.
SHALAT GAIB – Jajaran Polres Gresik dan para driver ojol bertemu setelah melaksanakan shalat ghaib bersama untuk mendoakan Affan Kurniawan yang tewas ditabrak rantis brimob di tengah demo di Jakarta lalu. Shalat gaib dilaksanakan di Masjid Al-Aziz Polres Gresik, Jumat (29/8/2025) siang. (Polres Gresik)

“Saya singkat saja, saya jawab ya. Jadi karena sesuai dengan fungsi dan tugas saya adalah kode etik, jadi saya lebih fokus untuk menyelesaikan kode etiknya dulu."

"Setelah itu, nanti konstruksinya, perbuatan, pidananya dimana nanti baru kita limpahkan sesuai dengan fungsi apa yang akan menangani itu,” kata pria kelahiran 28 Februari 1974 itu.

Pemeriksaan Saksi Berlanjut

Sementara Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan proses pemeriksaan saksi masih berjalan. 

“Tadi disampaikan Pak Kadiv Propam adalah proses sementara ini tentu ada."

Baca juga: Sosok Asli Affan Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob, Tak Neko-neko, Kebaikan Terkuak

"Pak Choirul Anam juga menyampaikan dari Kompolnas selama masa 20 hari ini membutuhkan waktu diantaranya untuk itu melakukan proses pemeriksaan-pemeriksaan pihak terkait,” ujarnya.

Menurut Trunoyudo, saksi fakta sudah ada namun jumlahnya belum cukup. 

“Maka nanti kita tunggu sebagai progres awal. Nanti secara transparan dan akuntabel kita tentu akan menyampaikan sebagai progres,” jelasnya.

Saat ditanya lebih lanjut terkait alasan sopir tetap menginjak gas meski ada korban yang terjepit di bawah mobil, Trunoyudo belum memberikan penjelasan rinci. 

“Masih dalam proses pendalaman tadi sampaikan Pak Kadiv Propam, hampir sama, serupa,” katanya.

Kronologi Affan Tewas Terlindas Rantis

Affan tewas saat pembubaran massa aksi demo buruh di Kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Dalam video yang beredar, tampak mobil rantis Brimob Polri sambil menyalakan sirine, melaju kencang ke arah pendemo yang langsung berhamburan.

Namun, ada salah seorang pengemudi ojol yang belakangan diketahui bernama Affan Kurniawan tak sempat menjauh. 

Dia akhirnya menjadi korban tertabrak dan terlindas mobil operasional Polri itu.

Setelah menabrak korban, kendaraan rantis Brimob Polri tersebut kemudian berhenti beberapa detik, lalu melanjutkan lajunya.

Alhasil, pengemudi ojol itu pun terlindas.

Ratusan massa yang geram melihat kejadian itu lalu mengejar mobil tersebut dan mencoba memukuli serta melemparinya dengan berbagai benda.

Namun, dalam video terlihat mobil rantis itu berhasil melaju lebih jauh menghindari massa.

"Ya Allah! Ya Allah! Keinjek itu, keinjek," teriak perekam video ketakutan, seperti dilihat TribunJakarta.com, Kamis malam.

Kejadian ini dibenarkan salah seorang saksi mata, Abdul (29).

Menurut Abdul, peristiwa itu terjadi antara pukul 18.30-19.00 WIB, Kamis malam.

Saat itu, Abdul yang tengah mengendarai motornya untuk pulang ke kediamannya di Jakarta Utara sempat terhenti karena kemacetan parah ketika polisi tengah membubarkan demonstran yang sebelumnya menggelar aksi di Gedung DPR RI.

"Itu kejadiannya habis magrib, sudah bener-bener chaos, itu mobil saya lihatnya dari dekat halte, mengarah ke Pejompongan," kata Abdul saat dihubungi TribunJakarta.com.

Saat itu, lanjut Abdul, mobil rantis tersebut melaju dengan ugal-ugalan ke arah demonstran yang berada di Jalan Raya Pejompongan.

Kata Abdul, mobil itu benar-benar dilajukan kencang ke arah demonstran, dengan maksud membubarkan mereka.

"Dia bener-bener nyoba nabrakin para pendemo, di kanan kiri, ugal-ugalan. Siapa aja yang di depan dia dihajar nggak peduli," ungkap Abdul.

"Kata temen-temen ojol lainnya, korban ini lagi mau nganterin orderan ke rumah warga di kawasan Benhil. Mungkin karena dia nggak bisa lewat, akhirnya berhenti di situ dulu dan akhirnya kena mobil itu," pungkas Abdul.

Kabar tewasnya Affan membuat keluarganya yang tinggal di Jatipulo, Kecamatan Pal Merah, Jakarta Barat, histeris.

Mereka mendatangi RSCM menembus hujan. 

Sambil masih mengenakan jas hujan plastik, mereka menangis meraung-raung.

Bahkan ada seorang wanita yang terus meneriakkan nama Affan.

 "Affan! Affan," ucapnya.

Wanita itu tak kuat lagi berdiri, sehingga harus ditopang oleh keluarganya yang lain.

Kabar kematian Affan Kurniawan dikonfirmasi Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional Andi Kristiyanto.

"Dipastikan meninggal di RSCM, itu dari driver Gojek, itu yang terlindas barakuda tadi," kata Andi.

===

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.  

Klik di sini untuk untuk bergabung 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved