Sabtu, 25 April 2026

Ibadah Haji

Bacaan Doa Walimatussafar Haji Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Tradisi Walimatussafar menjadi momen penting jelang keberangkatan haji. Simak doa-doa walimatussafar lengkap beserta tata cara.

|
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya
Surya.co.id/Diolah dengan AI Gemini
Ilustrasi pembacaan doa walimatussafar haji 
Ringkasan Berita:
  • Walimatussafar adalah tradisi syukuran dan pamitan sebelum berangkat haji.
  • Berisi doa-doa penting untuk keselamatan, kelancaran, dan ketakwaan jemaah.
  • Acara meliputi tilawah, sambutan, doa bersama, hingga ramah tamah.

 

SURYA.CO.ID - Menjelang musim keberangkatan ke Tanah Suci, umat Islam di Indonesia memiliki tradisi mulia yang disebut Walimatussafar Haji.

Acara ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan momentum spiritual penting untuk memanjatkan doa walimatussafar haji demi kelancaran ibadah di Baitullah.

Secara etimologi, Walimatussafar berasal dari dua kata, yaitu “walimah” yang berarti perjamuan atau pesta, dan “safar” yang berarti perjalanan.

Dalam tradisi Islam di tanah air, Walimatussafar Haji diadakan sebagai wujud syukur atas panggilan Allah SWT untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Selain sebagai sarana silaturahmi, acara ini menjadi ajang bagi calon jemaah untuk berpamitan, memohon maaf, dan meminta restu kepada keluarga, tetangga, serta kerabat agar perjalanan menuju Mekkah dan Madinah diberikan keselamatan serta perlindungan dari Allah SWT.

Baca juga: Kalimat Talbiyah Labbaik Allahumma Labbaik dan Sholawat saat Ibadah Haji

Kumpulan Doa Walimatussafar Haji Lengkap

Berikut adalah beberapa pilihan doa walimatussafar haji yang disunnahkan dan bersumber dari riwayat Rasulullah SAW:

1. Doa Memohon Ketakwaan dan Kemudahan

Doa ini dibacakan oleh kerabat kepada calon jemaah agar senantiasa dibekali iman yang kuat selama di perjalanan.

زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

Zawwadakallâhut taqwâ, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumâ kunta.

Artinya: “Semoga Allah membekalimu dengan ketakwaan, mengampuni dosamu, dan memudahkan kebaikan bagimu di mana pun kamu berada.” (HR. Tirmidzi).

2. Doa Menitipkan Keimanan kepada Allah

Doa ini bermakna kepasrahan total agar Allah menjaga agama dan amanah sang jemaah selama jauh dari rumah.

 أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ

Latin: Astawdi’ullaha diinaka, wa amaanataka, wa khawaatiima ‘amalik.

Artinya: “Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan penutup amalmu kepada Allah.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad).

3. Doa Jemaah untuk Keluarga yang Ditinggalkan

Sebagai bentuk tanggung jawab spiritual, calon jemaah juga mendoakan keluarga yang ditinggal di tanah air.

أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِي لَا تَضِيعُ وَدَائِعُهُ

Latin: Astawdi’ukallaha alladzi laa tadhi’u wa daa-i’uhu.

Artinya: “Aku menitipkan kalian kepada Allah yang tidak pernah menyia-nyiakan titipan-Nya.” (HR. Abu Hurairah).

Tata Cara Pelaksanaan Walimatussafar Haji

Agar acara berlangsung dengan khidmat dan sesuai tuntunan, berikut adalah urutan tata cara walimatussafar yang umum dilakukan:

1. Pembukaan dan Tilawah Al-Qur'an: Membaca ayat suci Al-Qur'an (seperti Surah Al-Quraisy atau Ayat Kursi) sebagai tawasul memohon perlindungan Allah.

2. Sambutan dan Pamitan: Calon jemaah menyampaikan permohonan maaf dan ucapan erima kasih kepada para tamu.

3. Pembacaan Doa Bersama: Tokoh agama memimpin pembacaan doa walimatussafar haji agar jemaah meraih haji mabrur.

Ramah Tamah: Penutupan dengan menikmati hidangan bersama untuk mempererat tali silaturahmi.

Zikir Tambahan untuk Keselamatan

Selain doa-doa di atas, calon jemaah disunnahkan memperbanyak zikir seperti:

1. Membaca Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar sebanyak 33 kali.

2. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebagai benteng perlindungan selama di perjalanan.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved