Selasa, 28 April 2026

Ramadan 2026

Jadwal Buka Puasa Surabaya Hari Ini 2 Maret 2026 dan Simak Tips dari Ahli Gizi

Jadwal buka puasa Surabaya hari ini, Senin 2 Maret 2026 (12 Ramadan 1447 H), Maghrib pukul 17.51 WIB dan tips dari ahli gizi.

Editor: Pipit Maulidya
Surya.co.id/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi Jadwal Buka Puasa Surabaya hari ini, Senin 2 Matet 2026 
Ringkasan Berita:
  • Maghrib Surabaya hari ini, 2 Maret 2026, pukul 17.51 WIB.
  • Isya pukul 19.01 WIB, umat Muslim diimbau menjaga pola makan seimbang.
  • Ahli gizi sarankan kurma dan buah tinggi air untuk cegah lemas saat puasa.

 

SURYA.co.id - Puasa Ramadan adalah momen penuh berkah yang selalu dinantikan umat Muslim.

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan setiap harinya adalah jadwal buka puasa.

Berikut informasi lengkap untuk kota Surabaya pada hari ini, Senin, 2 Maret 2026 (12 Ramadan 1447 H) dikutip dari Teibunnews.com:

  • Maghrib (Berbuka Puasa): 17:51
  • ‘Isya’: 19:01  

Dengan mengetahui jadwal buka puasa hari ini di Surabaya, umat Muslim bisa lebih tenang dan fokus menjalankan ibadah Ramadan.

Baca juga: Doa Buka Puasa Dzahaba: Lafal, Arti, dan Keutamaannya sesuai Sunnah

Tips Buka Puasa Selama di Surabaya

Berikut beberapa tips berbuka puasa khusus untuk daerah Surabaya agar ibadah Ramadan semakin nyaman dan sehat.

Surabaya dikenal dengan cuaca panas dan lembap.

Pastikan berbuka dengan minuman segar seperti air putih atau es buah untuk mencegah dehidrasi. 

Hindari terlalu banyak minuman manis bersoda, karena bisa membuat tubuh cepat lelah.

Kurma tetap jadi pilihan utama untuk mengawali buka puasa, sesuai sunnah Nabi.

Lengkapi dengan sayur dan buah segar untuk menjaga keseimbangan gizi.

Ahli gizi dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Tri Kurniawati, mengingatkan pentingnya menjaga asupan gizi selama menjalankan ibadah puasa agar tubuh tetap sehat dan bertenaga.

Ia menjelaskan, kebutuhan zat gizi saat puasa sebaiknya dibagi secara seimbang. Sekitar 30 persen dipenuhi saat makan utama berbuka, 10 persen dari takjil, 15 persen camilan setelah tarawih, 30 persen saat makan utama sahur, dan 15 persen camilan sebelum imsak.

Menurutnya, masalah yang sering muncul saat puasa adalah anemia dan gizi kurang. Jika tidak diperhatikan, kondisi ini bisa membuat tubuh lemas sehingga ibadah Ramadan tidak berjalan maksimal.

Selain energi, tubuh juga membutuhkan vitamin, mineral, protein, dan lemak dalam jumlah cukup. Buah-buahan menjadi pilihan yang baik karena mengandung vitamin (A, B1, B6, C), mineral, dan serat.

“Asupan sumber bahan makanan yang penting pada saat berbuka dan memenuhi kebutuhan tubuh adalah asupan buah-buahan,” ujarnya, Kamis (23/3/23) dikutip dari laman resmi Universitas Muhammadiyah.

Tri menyarankan memilih buah yang manis alami saat berbuka, seperti kurma. Buah ini mengandung sekitar 70 persen gula alami (sukrosa dan fruktosa) yang mudah diserap tubuh dan cepat mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

“Buah kurma asli 70 persen mengandung gula yang bersifat alami (sukrosa dan fruktosa), mudah diserap tubuh dan cepat menghasilkan energi sehingga bermanfaat untuk menormalkan kadar gula darah yang menurun saat puasa. Kurma juga kaya akan kalsium, zat besi, vitamin K, asam folat, serta antioksidan seperti karoten, fenolik, antosianin dan serat pangan,” jelasnya.

Namun, ia mengingatkan agar menghindari buah yang mengandung banyak gas seperti nangka dan durian karena dapat menyebabkan perut kembung dan terasa penuh.

Sebagai alternatif, ia menyarankan buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka, jeruk, nanas, dan blewah untuk membantu mengganti cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved