Senin, 13 April 2026

Ramadan 2026

Ramadhan Bukan Sekadar Ritual: Pesan untuk Generasi Z

Ramadan sebagai Ruang Tumbuh Pemuda Gen Z oleh M Ayatullahi Ulya, Sekretaris IPNU Surabaya

|
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidya

Kultum Ramadan, Tema: Ramadan sebagai Ruang Tumbuh Pemuda Gen Z oleh M Ayatullahi Ulya, Sekretaris IPNU Surabaya

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saudara-saudaraku, syukur Alhamdulillah kita telah memasuki bulan Ramadhan. Ini adalah momen yang membahagiakan bagi kita semua. Pada kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan sedikit pesan dan pemahaman tentang bagaimana menjalani bulan Ramadhan, khususnya bagi teman-teman Generasi Z atau Gen Z.

Yang perlu kita sadari sebagai Gen Z di bulan Ramadhan ini adalah bagaimana kita mentransformasikan kehidupan kita di tengah perkembangan teknologi saat ini. Jangan sampai ibadah di bulan suci Ramadhan hanya berfokus pada media sosial. Mengapa demikian? Karena kita berpuasa untuk meningkatkan kualitas diri, meningkatkan keimanan, dan bertakwa haqqa tuqatih dengan sebenar-benarnya takwa.

Jangan sampai Ramadhan hanya sekadar hadir sebagai bulan Ramadhan, dan kita hanya sekadar berpuasa tanpa makna. Jangan sampai kita sebagai Gen Z hanya menjalankan ritual-ritual tanpa penghayatan.

Sebagai Gen Z, sebagai pemuda, sebagai pelajar, kita harus menjadi garda terdepan dalam memberikan kontribusi. Baik di lingkungan masyarakat, dalam keluarga, maupun dalam diri kita sendiri.

Baca juga: Ramadan dan Penyucian Hati: Jalan Menuju Takwa dan Cinta Ilahi

Ramadan ala Gen Z

Contohnya, ketika berbuka puasa, baik di rumah, di komunitas, maupun di masjid, kita harus sadar akan pentingnya menjaga kebersihan. Kebersihan masjid dan lingkungan sekitar juga menjadi tanggung jawab kita.

Setelah berbuka, kita melaksanakan sholat Isya dan sholat Tarawih. Sholat Tarawih hendaknya kita lakukan. Jangan sampai kita hanya berbuka puasa, tetapi tidak melaksanakan sholat Tarawih, meskipun hukumnya sunnah mu’akad. Justru karena sunnah mu’akad itulah, ia sangat dianjurkan untuk kita kerjakan.

Dalam fenomena Gen Z saat ini, kita juga harus memahami bahwa jangan sampai ibadah kita hanya semangat di awal, tetapi melemah di akhir. Apa maksudnya? Jangan sampai kita hanya sahur, tetapi tidak benar-benar menjaga puasa dengan baik. Ini yang harus kita hindari sebagai kaum milenial atau Gen Z.

Seluruh rangkaian ibadah di bulan Ramadhan, baik puasa, murojaah atau tadarus, maupun sholat Tarawih, hendaknya kita laksanakan dengan sungguh-sungguh agar kita senantiasa mendapatkan keberkahan.

Sebagaimana firman Allah SWT:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا

Wahai orang-orang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka (At-Tahrim. Ayat 6)

Artinya, di bulan Ramadhan ini kita harus menjaga diri, baik secara fisik maupun kesehatan. Dengan tubuh yang sehat dan kuat, kita dapat menjalankan rangkaian ibadah Ramadhan dengan maksimal.

Kita juga harus menjaga keluarga. Jika ada saudara yang sedang sakit, kita perhatikan kesehatannya dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Demikian yang dapat saya sampaikan. Semoga ada guna dan manfaatnya.

Sekian, terima kasih.

Wallahu’l-muwaffiq ila aqwamit thariq.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved